Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

PNG didesak nyatakan keadaan darurat akibat Covid-19

Perdana Menteri PNG, James Marape, melakukan elbow bump dengan salah satu mahasiswa Universitas IBS PNG. Satu cara untuk mencegah penyebaran virus corona adalah dengan berhenti jabat tangan. - The National/ Jasin Kavan 
PNG didesak nyatakan keadaan darurat akibat Covid-19 1 i Papua
Perdana Menteri PNG, James Marape, melakukan elbow bump dengan salah satu mahasiswa Universitas IBS PNG. Satu cara untuk mencegah penyebaran virus corona adalah dengan berhenti jabat tangan. – The National/ Jasin Kavan

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi – Pemimpin Oposisi Papua Nugini, Belden Namah, telah mendesak pemerintah untuk menyatakan keadaan darurat untuk mencegah dan pembendungan pandemik virus corona (Covid-19).

Ini termasuk meminta Parlemen untuk segera meresmikan anggaran tambahan, untuk digunakan mendanai rencana tanggap Covid-19.

PNG didesak nyatakan keadaan darurat akibat Covid-19 2 i Papua

Namah, Anggota Parlemen (MP) dari Vanimo-Green dari Provinsi West Sepik (Sandaun), telah bekerja sama dengan rekan-rekannya, MP Patrick Pruaitch dari Aitape-Lumi, MP Solan Mirisim dari Telefomin, MP Joe Sungi dari Nuku, dan Gubernur Tony Wouwou, untuk membiayai pengawasan di daerah perbatasan dengan Indonesia.

Mereka semua telah sepakat untuk mengalokasikan masing-masing K500.000 dari daerah mereka untuk mendanai pengawasan sementara menanti kucuran dana dari pemerintah. Pemerintah provinsi telah mengalokasikan K100.000.

Wakil administrator provinsi, Timothy Teklan, setuju dengan Namah bahwa Pemerintah PNG harus mengumumkan keadaan darurat Covid-19 dan mengerahkan anggota keamanan ke daerah perbatasan.

Gerbang-gerbang masuk ke PNG ditutup oleh dewan eksekutif provinsi atas arahan kementerian imigrasi dan kesehatan.

Loading...
;

Gubernur Jenderal PNG, Sir Bob Dadae, juga mendesak orang-orang PNG untuk berhenti mengunyah pinang dan meludah di tempat-tempat umum untuk mencegah penyebaran virus corona.

Menurut EMTV News, keadaan yang intens Rabu kemarin (18/3/2020), selesai tepat sebelum jam 9 malam ketika PM Marape mengumumkan melalui halaman Facebook-nya, bahwa hasil pemeriksaan pekerja tambang asing yang diduga terkena Covid-19 negatif. (The National)

Editor: Kristianto Galuwo

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top