Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Polandia tak bisa pastikan warga negaranya yang ditangkap adalah jurnalis atau bukan

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Kementerian luar negeri Polandia belum bisa memastikan apakah Jakub Fabian Skrzypski berprofesi sebagai jurnalis atau bukan.

Menjawab pertanyaan Jubi untuk mengkonfirmasi status Jakub, yang dikirimkan melalui surat elektronik, biro pers Kementerian Luar Negeri Polandia mengatakan bahwa sejauh ini informasi yang mereka miliki adalah warga negaranya tersebut ditahan atas tuduhan menghubungi kelompok separatis, bukan karena penyalahgunaan visa. Kementerin Luar Negeri Polandia juga mengatakan karena perlindungan data pribadi, mereka tidak bisa memberikan informasi terperinci kepada pihak ketiga.

Polandia tak bisa pastikan warga negaranya yang ditangkap adalah jurnalis atau bukan 1 i Papua

"Warga Polandia yang disebutkan di atas telah ditahan atas tuduhan menghubungi separatis. Saat ini, konsul Polandia sedang melakukan kontak dengan pihak berwenang Indonesia. Kami sedang menunggu informasi lebih lanjut, yang akan kami bagikan ketika informasi itu tiba,” jawab biro pers kementerian luar negeri Polandia melalui surat elektronik, Jumat (31/8/2018).

Baca Kepala Imigrasi Jayapura menduga JF spionase asing

Jakub Fabian ditangkap kepolisian Indonesia pada hari Minggu ( 26/8/2018) di Wamena. Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba menduga Jakub adalah seorang jurnalis asing yang hendak mewancarai transaksi penjualan senjata dan amunisi kepada kelompok bersenjata.

“Mungkin dia profesi sebagai jurnalis asing, dia akan membuat suatu pemberitaan tentang adanya kegiatan transaksi itu. Sekarang, semua pelaku sudah diserahkan ke Polda,” ujar Kapolres Reba.

Loading...
;

Sementara Kepala Imigrasi Jayapura, Gatut Setiawan menduga, Jakub Fabian merupakan spionase (mata-mata) negara lain.

"Dugaan saya kuat ke arah sana. Namun belum tentu intelijen negaranya. Bisa saja dia intelijen bayaran negara lain," kata Gatut.

Baca Imigrasi Jayapura tunggu hasil penyelidikan Polda terhadap JF

Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, Jakub Fabian tak akan dideportasi ke negaranya, namun pihaknya akan melakukan penegakan hukum, karena yang bersangkutan diduga akan membawa amunisi untuk kelompok bersenjata. Namun ia belum dapat menyebutkan jumlah amunisi yang disita dari tangan Jakub Fabian.

Meski demikian, Gustaf Kawer, seorang pengacara Papua yang telah bertemu dengan Jakub Fabian di tahanan Polda Papua mengatakan Jakub mengaku padanya bahwa ia adalah turis dan tidak ada kaitannya dengan kelompok separatis ataupun perdagangan amunisi.

“Jakub Fabian ditangkap di Wamena, di salah satu hotel. Saat yang sama ada tiga orang lokal lainnya yang juga di tangkap. di Pasar Potikelek. Mereka ini adalah guide (pemandu wisata). Sedangkan penangkapan lainnya terjadi di Elelim, Yalimo,: ujar Kawer.

Baca Polisi sebut penangkapan WNA dan dua warga terkait transaksi amunisi

Kawer juga mengatakan bahwa sehari sebelum ditangkap di hotel, Jakub Fabian sempat ditangkap di pos TNI Napua bersama tiga warga lokal dalam perjalanan menuju Danau Habema.Namun keempatnya dilepaskan tak lama kemudian.

Dari data yang dikumpulkan Jubi, berkaitan dengan penangkapan Fabian Jakub ini beberapa orang telah ditangkap oleh pohak keamanan. Tiga warga lokal yang ditangkap di pos TNI Napua bersama Jakub Fabian pada tanggal 25 Agustus adalah Naftali Wasahe, Edward Wandik dan Habel Wilil. Naftali dan Edward ditangkap lagi di Pasar Potikelek, Wamena pada tanggal 26 Agustus. Naftali kemudian dibawa ke Jayapura untuk menjalani pemeriksaan di Polda Papua.  Dua warga lokal lainnya  yang juga ditangkap di Pasar Potikelek adalah Alfons Hisage dan Linus Wandik, Keduanya masih berstatus siswa salah satu SMA di Wamena.

Sedangkan Alex Wasahe dan Yohanis Wandikditangkap di Elelim, Yalimo lalu dibawa ke Polres Jayawijaya untuk menjalani pemeriksaan. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top