Follow our news chanel

Previous
Next

Polda Papua Barat antisipasi ormas radikal di Manokwari

Silaturahmi Kapolda Papua Barat bersama tokoh muslim, mahasiswa, dan ormas di Kabupaten Manokwari - Jubi/Hans Arnold Kapisa
Polda Papua Barat antisipasi ormas radikal di Manokwari 1 i Papua
Silaturahmi Kapolda Papua Barat bersama tokoh muslim, mahasiswa, dan ormas di Kabupaten Manokwari – Jubi/Hans Arnold Kapisa

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Dewan Masjid Indonesia Wilayah Papua Barat mendesak aparat kepolisian dan instansi terkait melakukan penelusuran terhadap masuknya organisasi kemasyarakatan (ormas) radikal di Kabupaten Manokwari.

Sekretaris Umum Dewan Masjid Indonesia Wilayah Papua Barat, Alfaris Labago, mengatakan salah satu ormas radikal telah menunjukkan keberadaannya di wilayah Manokwari, melalui unggahan sebuah foto di internet.

Dalam unggahan foto tersebut, kata Labago, terdapat salah satu oknum anggota polisi. Oleh karena itu, pihaknya minta Kapolda Papua Barat dan jajarannya segera mengambil langkah untuk mengantisipasi masuknya ormas tersebut.

“Kami duga ormas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) telah masuk di Manokwari. Dan telah mengunggahan foto di internet. Dalam foto tersebut, terlihat satu oknum anggota polisi,” kata Labago dalam acara silaturahmi Kapolda Papua Barat dengan tokoh muslim, mahasiswa, dan ormas di Kabupaten Manokwari, Senin (10/2/2020).

Kapolda Papua Barat, Brigjen Tornagogo Sihombing, mengatakan polisi akan melakukan pendalaman terkait dugaan masuknya Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Kabupaten Manokwari, seperti yang disampaikan dalam forum tersebut.

“Informasi akan menjadi konsen polisi untuk didalami,” kata Kapolda Sihombing.

Loading...
;

Kapolda Sihombing juga mengatakan peningkatan aliran-aliran seperti yang disebutkan harus disikapi melalui satu lembaga Pakem yang dirapatkan dalam lingkungan Kejaksaan Agung untuk bisa menentukan.

“Hasil rapat tim Pakem itulah nantinya jadi pintu masuk kepolisian untuk bisa bergerak melakukan penegakan hukum,” katanya.

Polisi juga akan mendalami dugaan keterlibatan oknum anggota polisi dalam ormas LDII seperti yang disampaikan.

“Jika ada foto anggota polri yang disebutkan, kami akan dalami. Tapi pada dasarnya polisi adalah pengayom yang bisa ada dimana-mana dan terstruktur. Terkait ini akan kita lihat, apakah oknum polisi yang disebutkan adalah bagian dari ormas tersebut atau memang ada alasan tugas lain yang bisa dipertanggungjawabkan,” kata Kapolda Tornagogo Sihombing. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top