Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Polda Papua Barat ungkap motif pembunuhan anggota Brimob di Bintuni

Mapolda Papua Barat di Manokwari - Jubi/Pusdokkes Polri
Polda Papua Barat ungkap motif pembunuhan anggota Brimob di Bintuni 1 i Papua
Mapolda Papua Barat di Manokwari – Jubi/Pusdokkes Polri

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat mengungkap motif, fakta, hingga penetapan tersangka dalam dugaan kasus pembunuhan dan perampasan senjata api milik Briptu Mesak Viktor Pulung, anggota Brimob Polda Papua Barat, yang ditemukan tewas dengan luka bacok pada 15 April 2020 di basecamp PT. Wanagalang Utama, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat, AKBP Ilham Saparona, dalam keterangan persnya menerangkan bahwa upaya pengungkapan kasus tersebut, Polda Papua Barat telah membentuk dua tim untuk melakukan penggerebekan dan penggeledahan di dua wilayah yang menjadi target operasi atau penyisiran, yaitu di wilayah Bintuni dan wilayah Maybrat.

Polda Papua Barat ungkap motif pembunuhan anggota Brimob di Bintuni 2 i Papua

Hasil penyisiran dua tim itu, telah menangkap dua tersangka berinisial FA dan PW. Sementara lima tersangka lainnya berinisial YA, MA, IO, TA, dan AF, masih dalam pengejaran dan berstatus DPO (daftar pencarian orang), mengingat senjata api jenis AK 101 milik korban anggota Brimob tidak ditemukan pada dua tersangka [FA dan PW] yang telah diamankan saat ini.

“FA ditangkap di wilayah Distrik Moskona Barat, dekat basecamp PT. Wanagalang Utama Kabupaten Teluk Bintuni. Sedangkan PW ditangkap di wilayah Distrik Aifat Timur Kabupaten Maybrat,” jelas Ilham dalam konferensi pers di Kantor Polda Papua Barat, Selasa (28/4/2020).

Lebih lanjut dikatakan Ilham, melalui penggerebekan dan penggeledahan yang dilakukan, terungkap fakta-fakta baru dugaan keterlibatan kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dibalik pembunuhan dan perampasan senjata api korban anggota Brimob.

“Diduga adanya motif pembunuhan berencana. Karena senpi (senjata api) korban juga dibawa kabur setelah nyawa korban dihabisi,” kata Ilham.

Loading...
;

Berikut kronologis dan fakta-fakta dua tim penyisir bentukan Polda Papua Barat:
1. Tim Sorong
Melakukan penyisiran pada tanggal 18 dan 19 April 2020 di wilayah Kampung Aymau dan Kampung Trifomen Distrik Aifat Timur Jauh Kabupaten Maybrat.

Barang bukti yang ditemukan dalam penyisiran dua kampung tersebut antara lain bendera bintang kejora, bendera KNPB, empat pucuk senjata api rakitan, lima pucuk senjata angin, enam butir amunisi, alat-alat tajam, kertas bertuliskan daftar hadir keanggotaan KNPB, buku catatan kegiatan KNPB, dan delapan unit handphone.
2. Tim Bintuni
Melakukan penyisiran pada tanggal 19 dan 20 April 2020 di Dusun Aisnak Kampung Wormu Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat dan penggerebekan di markas KNPB Dusun Miosorok Kampung Tifromen Distrik Aifat Timur Jauh Kabupaten Maybrat.

Barang bukti yang ditemukan antara lain bendera KNPB, buku catatan kegiatan KNPB, kertas daftar keanggotaan KNPB, celana training Brimob, sleeping bed Brimob, dan longboat 40PK milik YA (salah satu tersangka DPO).

Terpisah, Septinus George Saa, intelektual muda Papua berharap tugas penyisiran polisi untuk menangkap target, tidak dilakukan dengan tindakan represif hingga meresahkan warga sipil yang sama sekali tidak terlibat dengan peristiwa pidana tersebut. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top