Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Polemik Mapenduma, pihak terkait perlu bentuk tim

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Legislator Papua dari daerah pemilihan Nduga, Jayawijaya, Lanny Jaya dan Mamberamo Tengah, Emus Gwijangge mengatakan Pemprov Papua, Majelis Rakyat Papua (MRP), DPR Papua, kepolisian dan pihak terkait lainnya perlu membentuk tim melakukan investigasi terkait.

Polemik yang berkembang di masyarakat mengenai penyanderaan dan kekerasan seksual terhadap tenaga pendidik di Mapenduma, Kabupaten Nduga beberapa hari lalu.

Ia mengatakan, kini masyarakat bingung mau mempercayai informasi yang mana karena ada pihak menyatakan terjadi penyanderaan dan kekerasan seksual, sedangkan pihak lain menyatakan kejadiannya tidak seperti itu.

"Sebaiknya berbagai pihak terkait membentuk tim dan turun ke lokasi agar informasi kepada publik jelas," kata Emus Gwijangge kepada Jubi, Senin (29/10/2018).

Menurut anggota Komisi I DPR Papua bidang pemerintahan, politik, hukum, HAM dan keamanan itu, informasi dari pemberitaan media yang kini beredar di masyarakat harus dibuktikan kebenarannnya di lapangan, dengan investigasi. Tidak bisa hanya mendapat informasi dari salah satu pihak saja.

 "Harus meminta keterangan pihak lain di lapangan termasuk masyarakat di lokasi itu yang mengetahui hal tersebut," ujarnya.

Loading...
;

Ia khawatir kondisi keamanan di wilayah pedalaman Papua akan selalu dijadikan alasan para tenaga pendidik dan tenaga medis, baik yang sudah berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga kontrak, untuk tidak betah di tempat tugas.

"Saya sebagai anak asli Nduga. Saya sudah cek ke bupati, sekda, masyarakat sipil di wilayah itu dan mereka nyatakan tak ada itu. Makanya ini perlu dicek kebenarannya di lapangan," ucapnya.

Sementara Gubernur Papua, Lukas Enembe akhir pekan lalu mengatakan, ia berharap ke depan para kepala daerah dalam merekrut tenaga pendidik di wilayahnya harus benar-benar orang yang mengerti dan memahami budaya setempat. 

"Terkait kasus Nduga, saya belum mendapat informasi jelas. Namun saya menyayangkan kalau itu benar," kata Lukas Enembe pekan lalu. (*) 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top