Polemik Plh Gubernur Papua, Yunus Wonda ingatkan tak perlu demonstrasi

Wakil Ketua I DPR Papua, Yunus Wonda. - Jubi/Arjuna

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Ketua I DPR Papua mengimbau warga Papua, khususnya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Keerom tidak melakukan demontrasi, sebagai respons penunjukan Sekda, Dance Yulian Flassy sebagi Pelaksana harian atau Plh Gubernur Papua.

Salah satu tokoh Partai Demokrat Papua, partai politik yang dipimpin Gubernur Papua, Lukas Enembe itu mengatakan, telah beredar informasi rencana aksi demontrasi oleh berbagai kelompok masyarakat.

Aksi itu rencananya berlangsung di halaman kantor Gubernur Papua pada Senin (28/6/2021), sebagai bentuk protes terhadap penunjukan Sekda Papua sebagai Plh gubernur oleh Kementerian Dalam Negeri beberapa hari lalu.

Protes itu muncul, sebab penunjukan Plh Gubernur Papua dinilai sepihak. Tanpa diketahui gubernur definitif yang kini sedang berobat di luar daerah.

Akan tetapi menurut Yunus Wonda, Gubernur Papua, Lukas Enembe meminta pihaknya menyampaikan kepada masyarakat Papua agar tidak perlu melakukan demonstrasi.

“Arahan dari Pak Gubernur, beliau meminta masyarakat Papua, khususnya di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Keerom agar menahan diri. Tidak melakukan aksi demonstrasi besok,” kata Yunus Wonda melalui panggilan teleponnya, Minggu (27/6/2021).

Katanya, masyarakat Papua mesti menahan diri. Biarkan proses yang menjadi polemik itu diselesaikan gubernur Papua sesuai mekanisme yang berlaku. Tidak perlu ada aksi turun jalan menyikapi dinamika yang kini berkembang.

Loading...
;

“Nanti Pak Gubernur yang melakukan sesuai mekanisme resmi. Apakah pemberhentian atau diperpanjang itu semua ditangan beliau. Beliau minta kepada semua masyarakat Papua tetap menahan diri,” ujarnya.

Yunus Wonda mengatakan, Gubernur Papua tidak ingin rencana demonstrasi itu nantinya dimanfaatkan pihak ketiga. Menyusup sebagai demonstran menciptakan kondisi yang buruk, dan berdampak pada situasi keamanan warga Papua.

“Kita harus mengedepankan kepentingan yang lebih besar. Menciptakan kondisi Papua aman dan nyaman,” kata Wonda.

Sehari sebelumnya, Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rivai Darus mengatakan, gubernur meminta kepada masyarakat Papua agar menahan diri.

“Gubernur Papua, Bapak Lukas Enembe berpesan ia ingin meninggalkan legacy yang baik kepada rakyatnya dan penerusnya,” kata M Rivai Darus.

Katanya, Lukas Enembe akan tetap menghormati konstitusi dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk itu ia berharap masyarakatnya juga mematuhi aturan itu.

Menurut Rivai Darus, Gubernur Papua meminta masyarakat Papua tidak terprovokasi dengan berbagai informasi yang berkembang. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top