Polisi buru pelaku penembakan di North Carolina

papua
Ilustrasi pixabay.com
Polisi buru pelaku penembakan di North Carolina 1 i Papua
Ilustrasi pixabay.com

Ledakan tembakan terjadi pada Selasa sore dari sebuah mobil yang melintas terhadap kerumunan sekitar belasan orang yang berada di parkiran di depan jalur perbelanjaan.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

North Carolina, – Kepolisian High Point di North Carolina, Rabu (25/12/2019), mencari petunjuk dan juga tersangka dalam rentetan penembakan yang menewaskan dua orang dan melukai tujuh orang lainnya selama dua hari, termasuk serangan di Malam Natal di depan mal.

Ledakan tembakan terjadi pada Selasa sore dari sebuah mobil yang melintas terhadap kerumunan sekitar belasan orang yang berada di parkiran di depan jalur perbelanjaan. “Dan menyebabkan enam orang dibawa ke rumah sakit, tiga dari mereka awalnya tercatat dalam kondisi kritis,” kata polisi.

Baca juga : Penembakan massal masih menjadi teror sepanjang 2019

Penembakan di depan SD Washington diduga kasus KDRT

Penembakan pangkalan militer AS, Raja Salman keluarkan perintah penyelidikan

Loading...
;

Kapten Departemen Kepolisian High Point, Chris Weisner menyatakan, hingga Rabu semua enam korban luka dalam kondisi stabil, namun penyelidik masih belum mengidentifikasi tersangka atau kendaraan yang digunakan.  “Bahkan identitas dua individu di dalam mobil tersebut sopir dan penumpang  masih belum dapat dipastikan,” kata Weisner.

Menurut Weisner, penyelidik masih mendalami kemungkinan bahwa serangan pada Rabu terkait dengan penembakan lain pada malam sebelumnya yang menewaskan satu dari dua korban, pria berusia 27 tahun, meninggal keesokan harinya.

“Tidak ada keterkaitan yang diketahui, namun mereka akan melihat apakah ada hubungan” antara dua penembakan tersebut, kata Weisner yang menyatakan tidak ada penangkapan dalam dua insiden itu.

Penembakan ketiga yang menewaskan korban berusia 18 tahun pada awal Malam Natal diyakini insiden terpisah. Weisner menyebutkan sejumlah penangkapan dilakukan dalam penyelidikan pada Rabu namun pihaknya menolak memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal itu. (*)

Editor    : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top