Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Polisi kejar aktor utama pengibaran bendera bintang kejora

Barang bukti bendera bintang kejora dan peralatan aksi yang turut diamankan bersama delapan warga sipil di Manokwari 27 November lalu. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Kepolisian Resor Manokwari, Papua Barat, masih melakukan pengejaran terhadap pria berinisial AN yang diduga sebagai aktor intelektual dibalik penangkapan delapan warga sipil pembawa bendera bintang kejora di Manokwari, pada tanggal 27 November lalu.

Kasat Reskrim Polres Manokwari, AKP Musa J.Permana, mengatakan dari hasil pemeriksaan lanjutan, diduga bahwa oknum berinisial AN adalah otak dibalik kegiatan 27 November.

“Delapan warga itu masih ditahan di Mapolres Manokwari. Sementara tim penyidik masih lakukan pengejaran terhadap oknum berinisial AN yang mengajak delapan warga tersebut sebelum ke lapangan Borasi,” kata Musa melalui telepon selulernya, Rabu (4/12/2019).

Musa juga mengatakan, dalam waktu dekat ini Polres Manokwari akan melakukan gelar perkara terhadap penangkapan delapan warga sipil tersebut. Dia juga belum memberikan keterangan lebih lanjut tentang status delapan warga yang ditahan termasuk pasal yang disangkakan.

“Dalam waktu dekat ini ada gelar perkara. Nanti saya kabari lagi soal status dan pasal yang disangkakan,” ujar Musa.

Diketahui, delapan warga sipil yang ditangkap pada tanggal 27 November di Manokwaro berinisial, BP, AM, FN, JI, SI,FA, NK dan SM.

Loading...
;

Sementara, Kapolda Papua Barat, Brigjen Herry Rudold Nahak mengatakan 11 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam aksi pengibaran bintang kejora di puncak Malanu Distrik Sorong Utara kota Sorong, pada 1 Desember 2019.

Penetapan tersangka berdasarkan hasil penyelidikan. 11 orang itu diduga kuat terlibat dalam pengibaran bendera bintang kejora.

“Ini adalah dugaan tindak pidana makar. Sehingga dilakukan proses hukum agar memberikan efek jera bagi para tersangka,” kata Rudolf kepada wartawan di Manokwari, Selasa kemarin.

Direktur Reskrimum Polda Papua Barat, Kombes Roberth Da Costa, menambahkan, bahwa inisial ke sebelas warga tersebut adalah, DJ, LN, PS, SA,BR, YK, SN, MM, FN. LM dan MF.

“Tersangka DJ berperan sebagai koordinator dalam aksi pengibaran bintang kejora di Kota Sorong, tepat di momen 1 Desember 2019,” ujar Da Costa. (*)

Editor: Edho Sinaga

 

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top