Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Polisi tangkap oknum ASN pembuat KTP palsu

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

 

Wamena, Jubi – Kepolisian Resor Jayawijaya berhasil mengamankan oknum aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Lanny Jaya berinisial YK (30 tahun) yang diduga telah melakukan pemalsuan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Polisi tangkap oknum ASN pembuat KTP palsu 1 i Papua

Dari keterangan kepolisian, yang bersangkutan telah melakukan pemalsuan puluhan KTP yang mengatasnamakan Dinas Kependudukan Kabupaten Lanny Jaya, Jayawijaya dan Mamberamo Tengah.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba kepada awak media di Mapolres Jayawijaya, Jumat (19/5/2017) kemarin menjelaskan, awal mula terkuaknya KTP palsu ini pada Kamis (18/5/2017) siang di ruang pelayanan Satuan Intelkam Polres Jayawijaya telah ditemukan KTP yang dicurigai palsu.

Setelah dimintai keterangan, pelajar yang sedang berencana membuat SKCK mengatakan, KTP tersebut dibuat oleh seorang oknum ASN yang tinggal di Jalan Yos Sudarso, gang mata air, Distrik Wamena Kota.

“Dari kecurigaan itu, anggota Reskrim bersama korban menuju gang mata air jalan Yos Sudarso untuk mencari pelaku dan di rumahnya kita amankan tersangka YK (30 tahun) yang merupakan ASN di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lanny Jaya,” katanya.

Loading...
;

Kapolres menjelaskan, setelah melakukan penangkapan terhadap YK kepolisian langsung berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Kabupaten Jayawijaya untuk meminta keterangan apakah KTP tersebut asli atau palsu. Namun berdasarkan keterangan Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Lanny Jaya, lebih satu tahun terakhir pihaknya belum dapat mengeluarkan KTP baru karena blangko kosong.

“Setelah kita amankan tersangka bersama barang bukti lainya seperti laptop, ternyata ini sudah menjadi profesi karena ada pemalsuan KTP beberapa tahun belakangan ini, dan ini sudah termasuk pemalsuan dokumen negara,” katanya.

Pihaknya pun langsung menetapkan oknum tersebut sebagai tersangka sesuai ketentuan undang-undang 263 KHUP, yakni dengan sengaja melaksanakan perbuatan pemalsuan dokumen negara khususnya KTP.

Sementara Sekda Lanny Jaya, Christian Sohilait saat dikonfirmasi belum mengetahui persoalan tersebut. Namun ia mengaku sempat kehilangan blangko manual KTP dan kartu keluarga.

“Kalau ternyata ada kasus ini dan memang betul pelakunya YK, berarti dia yang curi. Apalagi sampai berani memalsukan kabupaten lain punya tanda tangan, saya pikir ini harus diproses,” kata Christian.

Untuk itu Sekda Lanny Jaya akan segera memanggil Kepala Dinas Kependudukan untuk memastikannya termasuk ke Polres Jayawijaya. Yang pasti menurut Sohilait, sanksi tegas akan diberikan jika memang terbukti bersalah.

“Kami minta maaf atas kejadian ini dan meminta jika memang ada yang pernah mengurus KTP dan KK melalui dia (YK), agar segera melapor untuk melihat keaslianya. Sanksi kepegawaian akan kita berikan, kalau dia pejabat eselon maka akan dibebas tugaskan, kalau dia staf biasa maka akan diproses atau dipindahkan,” kata Sohilait. (*)

 

 

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top