Follow our news chanel

Previous
Next

Polisi tangkap perencana rusuh di Medan

Papua, tersangka
Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Medan, Jubi– Kepolisian Daerah Sumatera Utara telah menetapkan dua orang tersangka yang diduga merencanakan kerusuhan saat demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Medan. Mereka juga diduga menyebarkan hasutan berdasarkan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

“Tadi pagi juga ada yang ditangkap dua orang dalam ujaran kebencian UU ITE menghasut rasis dan merencanakan untuk membuat Medan rusuh,” kata Kapolda Sumatera Utara Irjen Martuani Sormin, Senin (12/10/2020).

Baca juga : LBH Medan sebut ratusan demonstran ditahan Polisi tak dapat akses

Polisi sebut demonstran di depan istana reaktif Covid-19

Polisi sebut demonstran di depan istana reaktif Covid-19

Martuani tidak menampik dua orang tersebut merupakan anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Meski dia mengatakan bahwa dua orang yang dimaksud telah menjadi tersangka.

Loading...
;

“Keterlibatan sampai saat ini sudah kita buktikan dan kelompok itu memang ada. Sudah kami tetapkan tersangka,” ujar Martuani menambahkan.

Ia mengatakan sejauh ini telah ada 27 tersangka yang diduga terlibat kericuhan hingga perusakan dalam aksi demo di depan Gedung DPRD Sumut 8 hingga 9 Oktober lalu. Seluruh tersangka juga telah ditahan.

“Dari unjuk rasa tanggal 8 dan 9 kemarin, sudah kami identifikasi orang-orang yang menunggangi isu isu ini untuk ditingkatkan (penyidikan) dan sudah kita tangkap. Mohon waktu kami akan buktikan orang- orang itu,” kata Martuani menjelaskan.

Menurut dia, setiap orang berhak menyampaikan pendapatnya di muka umum. Hal itu dijamin konstitusi. Namun dia mengimbau agar masyarakat dalam berunjuk rasa mematuhi undang-undang.

Sebelumnya Martuani mengatakan Ketua KAMI Medan, Khairi Amri ditangkap karena diduga terlibat kericuhan dalam demo aksi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Meski begitu, kepolisian masih memeriksa peran Ketua KAMI Medan tersebut dalam kericuhan.

“(Ketua) KAMI Medan Khairi Amri sedang diperiksa di polrestabes. Sudah kami tangkap,” katanya.

Tercatat kepolisian menangkap 469 orang saat unjuk rasa pada 9 Oktober lalu. Sebanyak 461 orang dipulangkan dan 8 lainnya ditetapkan sebagai tersangka. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top