HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Polisi tutup 10 lubang penambangan emas liar di Banten

Ilustrasi salah satu areal tambang emas di Sungai Musairo, Nabire, Papua – Jubi/Titus Ruban

Satgas terus menyelidiki dan penyidikan terhadap pelaku perusak lingkungan. Meski hingga kini belum melakukan penangkapan terhadap pelaku yang diduga melanggar hukum.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Lebak, Jubi – Kepolisian Daerah (Polda) Banten menutup sebanyak 10 lubang penggalian emas liar yang masih dilakukan penambangan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Penutupan lubang penggalian liar itu melibatkan tim satuan tugas penambangan emas tanpa izin Provinsi Banten, terdiri dari Polda Banten,  TNI dan intansi terkait.

“Kami bertindak tegas jika penambang liar itu kembali melakukan aktivitas penambangan,” kata Kepala Biro Operasional Polda Banten, Komisaris Besar Aminudin Roemtaat, Jumat, (24/1/2020).

Baca jugaEmpat orang tewas di Afsel akibat batu menutup tambang emas

Polisi: pembuatan kapal di tambang emas Siriwo tak kantongi surat izin

Loading...
;

Izin tambang emas akan keluar, Kostan Natama: Belum ada kata sepakat

Sebelum menutup aktivitas tambang, tim tersebut menyisir di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan menemukan 10 lubang besar yang diduga masih dilakukan aktivitas penambangan

.”Kami hari ini menutup 10 lubang penambangan liar dengan police line,” kata Aminudin menambahkan.

Menurut dia, 10 lubang pertambangan emas itu di antaranya berada di jalur Citorek, Kecamatan Cibeber. Lokasi di jalur Cikancra menuju lokasi cukup jauh, namun tim kedua yang dipimpin oleh Dansat Brimob Kombes Dedi Suryadi masih berada di Cikancra.

Petugas satgas membentuk dua tim ada yang ke wilayah Citorek sebanyak 9 titik dan tim kedua 7 titik. “kami  menerjunkan personil sebanyak 302 personil dan terbagi dua tim itu,” katanya.

Seluruh titik lubang penambang liar di wilayah TGNHS dilakukan penyisiran baik oleh Polda Banten maupun Polres Lebak.

Baca juga  Terduga pembakar kantor DPR PB di Manokwari ditahan polisi

Diperkirakan jumlah lubang penambangan liar mencapai ratusan dengan kondisi medan sulit terjangkau.

Tim Satgas melakukan patroli sejak dua hari, sejak Kamis kemarin dan Jumat hari ini dengan mendatangi Blok Cimari, Cirotan, Cidandak, Gunung Leutik, Muara Tilu, Bunung Masigit, Pasir Wiru, Sopal dan Cigadang. Termasuk Blok Ciburuluk, Ciawitali, Cikatumburi, Pasir Ipis, Ciburiling, Cikopo dan Cimadur.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan tim Satgas terus menyelidiki dan penyidikan terhadap pelaku perusak lingkungan. Meski hingga kini belum melakukan penangkapan terhadap pelaku yang diduga melanggar hukum.

“Kami kini sedang melakukan pemeriksaan terhadap 12 saksi untuk menegakan supremasi hukum,” kata Edy. (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa