HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pontianak rancang Perwal kurangi sampah plastik

Sampah plastik, pixabay.com
Pontianak rancang Perwal kurangi sampah plastik 1 i Papua
Sampah plastik, pixabay.com

Perwal itu akan lebih mempertegas peran masing-masing pihak dalam pengurangan sampah plastik.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Pontianak, Jubi – Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Kota Pontianak sedang menyiapkan dan merancang Peraturan Wali Kota tentang upaya mengurangi sampah dari bahan plastik. Perwal tersebut dirancang agar sampah yang berbahan plastik terus berkurang.

Pontianak rancang Perwal kurangi sampah plastik 2 i Papua

“Kini angka sampah plastik masih cukup banyak yakni sekitar 30 persen dari sekitar 400 ton total sampah per harinya,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Tinorma Butar-Butar, Selasa, (19/2/2019).

Tinorma menjelaskan saat ini sudah menyiapkan draft yang nanti diajukan menjadi Peraturan Wali Kota. “Proses hingga menjadi Perwal masih panjang, karena kami harus mengajukan dulu ke Kabag Hukum, baru kemudian ke OPD terkait, tetapi yang pastinya drafnya sudah kami buat dan Pak Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono juga sudah mengetahuinya,” ujar Tinorma menambahkan.

Baca juga : Motoris mengeluh sampah plastik menumpuk di dermaga Yahim

Menurut dia, Perwal itu akan lebih mempertegas peran masing-masing pihak dalam pengurangan sampah plastik, tercatat ada tiga komponen yang disebutkan di dalam Perwa tersebut di antaranya peran dari produsen yang diminta membuat plastik menggunakan bahan baku yang mudah terurai.

“Bahan bakunya bisa saja dari umbi atau jagung karena bahan-bahan itu mudah terurai, beda dengan plastik yang biasa digunakan itu dalam waktu 500 tahun saja belum bisa terurai,” kata Tinorma menjelaskan.

Ia tak memungkiri penerapan Perwal ada kelebihan dan kekurangan, seperti mengganggu produksi dan bisa juga berdampak pada perekonomian usaha yang membuat plastik. Namun Perwal itu sangat jelas sesuai undang-undang yang mentargetkan tahun 2025 mendatang harus benar-benar mengurangi berbagai sampah, dan termasuk sampah berbahan plastik.

Berita terkait : Pendidikan sampah plastik masuk kurikulum sekolah

Perwal itu juga menekan kepada masyarakat sebagai pemanfaat yang diharapkan tidak lagi menggunakan kantong plastik saat belanja.

Tercatat Kota Pontianak sebelumnya mengurangi sampah plastik dengan cara membayar untuk retail, namun langkah itu diakui belum maksimal. (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top