Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Populasi ikan endemik danau Singkarak mengkhawatirkan

Ilustrasi, pixabay.com
Populasi ikan endemik danau Singkarak mengkhawatirkan 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Berusaha semaksimal mungkin memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar danau

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Padang, Jubi – Populasi ikan bilih yang menjadi endemik di danau Singkarak dinilai sudah mengkhawatirkan, hal itu menjadi alasan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mengajak publik melestarikan ikan asli kawasan tersebut.

“Sekarang populasi ikan bilih yang merupakan endemik Danau Maninjau sudah sangat sedikit karena aktifitas penangkapan dengan bagan. Kalau tidak segera dihentikan, ikan bilih kita bisa punah,” kata Nasrul Abit, Senin, (16/3/2020).

Baca juga : Masyarakat Wembi mendapat pelatihan budidaya ikan air tawar

Puluhan warga Pasaman Barat keracunan ikan tongkol

Sejumlah kawasan laut ini rentan pencurian ikan kapal asing

Loading...
;

Nasrul menyatakan pemerintah telah berusaha semaksimal mungkin memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar danau. “Memasang baliho imbauan sepanjang jalan keliling danau. Bahkan razia juga sudah dilakukan berkali-kali tetapi sepertinya belum benar-benar efektif,” kata Nasrul menambahkan.

Sayangnya saat ini pemilik bagan masih banyak yang beroperasi pada malam hari menghindari pengawasan. Nasrul menyebut saat giat-giatnya razia beberapa waktu lalu, pemilik bagan agak takut ke danau. Hasilnya seminggu tanpa bagan ikan-ikan bilih yang biasanya mulai jarang terlihat banyak kembali.

“Populasinya meningkat. Padahal hanya seminggu tidak ada bagan,” kata Nasrul menjelaskan.

Menurut dia, saat ini ikan bilih dari Singkarak hanya dijual di sekitaran danau. Sedangkan yang dikirim keluar tidak terlalu banyak karena fisik ikan sudah mengecil tidak seperti dulu. Ikan bilih yang mengisi pasar sampai ke Jakarta itu sekarang berasal dari Danau Toba. Namun rasanya ternyata agak berbeda juga dengan bilih Singkarak.

“Kalau bisa, bilih ini benar-benar menjadi salah satu kekayaan dan kebanggaan masyarakat Solok selain beras Solok yang sudah sangat terkenal,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top