Follow our news chanel

Previous
Next

PPLH akan terus tanam pohon dan awasi Siklop 

Aktivitas kelompok PPLH di kawasan cagar alam Siklop - Jubi/Engel Wally
PPLH akan terus tanam pohon dan awasi Siklop  1 i Papua
Aktivitas kelompok PPLH di kawasan cagar alam Siklop – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Di tengah pandemi Corona, Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (PPLH) Kota Sentani tetap melaksanakan aktivitas menanam pohon di kawasan cagar alam Siklop, kaki gunung yang tandus, pinggiran kota, dan di beberapa tempat di sekitar bantaran sungai.

Selain menanam pohon, PPLH juga rutin mengawasi tempat-tempat di kawasan cagar alam Siklop yang menjadi wilayah terdampak amukan banjir bandang, Maret 2019 silam.

“Meski ada (pandemi) corona, kami selalu jaga diri masing-masing dengan aktivitas di alam,” ujar Manasse Bernart Taime, Ketua PPLH Kota Sentani, melalui sambungan telepon di Sentani, Senin (30/3/2020).

Dikatakan, selama aktivitas yang dilakukan kelompoknya, masyarakat yang tinggal di kawasan cagar alam selalu diberikan sosialisasi terkait bahaya banjir bandang.

Kawasan cagar alam Siklop, kata Taime, setelah banjir bandang, masyarakat kembali lagi merambah dan membuka lahan kebun baru. Ada banyak pohon yang ditebang dan lahan yang dibakar. Ini sangat berbahaya apabila curah hujan yang sangat tinggi, bencana banjir akan kembali datang.

“Kami menanam pohon trumbesi, mahoni, matoa, kayu putih, gamal, pucuk merah, dan bambu. Tetapi juga menuliskan pesan di batang pohon besar yang tumbang akibat banjir bandang lalu. Jangan berkebun di sini, jangan tebang pohon di kawasan cagar alam Siklop, itu pesan yang kami tulis,” ungkapnya.

Loading...
;

Manasse berharap Pemerintah Kabupaten Jayapura akan kembali memperhatikan semua yang telah menjadi komitmen bersama paska banjir bandang setahun lalu bagi kawasan cagar alam Siklop.

“Ini masih ada (pandemi) corona, jadi setelah itu pemerintah daerah harus mengambil kebijakan yang lebih tegas lagi, menangkap oknum-oknum masyarakat yang sengaja membuka lahan atau berkebun serta menebang pohon di kawasan cagar alam Siklop,” pintanya.

Hal senada dikatakan Yanto Eluay, tokoh masyarakat adat di Sentani. Pemerintah Kabupaten harus kembali melihat isi komitmen bersama yang sudah ditandatangani bersama di hadapan Presiden Jokowi waktu itu di ruang VIP Bandara Sentani.

“Ada belasan kementerian dan lembaga bersama pemerintah daerah yang berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan kawasan cagar alam Siklop . Hal ini harus direalisasikan. Lama-lama banjir bandang yang sama akan kembali melanda kota kita dan mungkin lebih dasyat lagi,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top