HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Presiden Bougainville tegaskan kemerdekaan pasti terjadi

John Momis bersiap untuk memilih dalam referendum kemerdekaan Bougainville tahun lalu. – RNZI / Johnny Blades

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Buka, Jubi – Kemerdekaan bagi orang-orang Bougainville itu tidak bisa dielakkan, kata presiden wilayah otonomi itu.

Komentar John Momis itu ia ungkapkan setelah sejumlah anggota parlemen di Parlemen Nasional Papua Nugini mengimbau, bahwa konstitusi negaranya tidak memungkinkan daerah-daerah di negara itu untuk memisahkan diri.

Namun, Presiden Momis menegaskan bahwa 98% suara dalam referendum Bougainville baru-baru ini memilih untuk merdeka berarti perpisahan dari PNG itu pasti terjadi.

Hasil dari referendum tidak mengikat secara hukum, dan pemerintah PNG berkata konsultasi tentang bagaimana hasilnya akan diimplementasikan juga tidak bisa dipercepat.

Menurut laporan New Dawn FM, Momis mengatakan kepada badan legislatif Bougainville bahwa Perdana Menteri PNG, James Marape, menerima bahwa orang-orang Bougainville telah menyuarakan pilihan mereka dengan jelas.

Namun, Momis mengindikasikan bahwa PM Marape ingin warga Bougainville bekerja keras untuk mengembangkan kapasitas mereka untuk mencapai kemandirian secara ekonomi.

Loading...
;

Momis lalu menegaskan bahwa konsultasi yang akan dilakukan antara pemerintah Bougainville dan pemerintah PNG adalah mengenai kemerdekaan, dan tidak mengenai hal lainnya.

Dia mengatakan bahwa keinginan orang-orang Bougainville adalah untuk melepaskan diri dari PNG, dan Pemerintah Nasional harus menerima kenyataan ini. Ia lalu berkata bahwa orang-orang harus mulai bekerja untuk mengembangkan kapasitas kawasan itu dan mengembangkan ekonomi, karena PM Marape telah menyerahkan semua wewenang untuk mengelola pemasukan negara, kembali ke tangan pemerintah Bougainville, tidak seperti dalam 20 tahun terakhir.

Pemerintah Marape telah mentransfer wewenang untuk mengelola pendapatan kembali ke tangan Bougainville, yang menunjukkan adanya kemajuan maju setelah dua dekade terakhir. (RNZI)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top