Follow our news chanel

Prioritas OAP dalam penerimaan ASN jangan hanya wacana

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wamena, Jubi – Masyarakat asli Papua berharap prioritas orang asli Papua (OAP) dalam penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) mendatang tidak hanya sekadar wacana dari pemerintah provinsi dan kabupaten (kota).

Salah seorang tokoh perempuan Jayawijaya, Yosepina Hubi yang hadir dalam konsultasi publik yang digelar Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPR Papua di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (22/10/2018) mengatakan, meski selama ini pemerintah daerah selalu berjanji akan memprioritaskan orang asli Papua dalam penerimaan ASN, namun kenyataan yang terjadi tidak seperti itu, misalnya saja di Jayawijaya.

"Dalam penerimaan ASN, kebijakan provinsi (Pemprov Papua) mungkin 80 persen orang asli Papua dan 20 non-Papua. Namun yang terjadi orang dari luar Papua itu banyak kerja dibanding anak-anak Wamena (anak asli Jayawijaya)," kata Yosepina Hubi.

Untuk itu menurutnya, perlu ketegasan dalam kuota penerimaan ASN di Papua. Mesti ada aturan yang menjadi pedoman, semisal Peraturan Daerah (Perda).

"Jadi kuota setiap penerimaan ASN itu harus tegas dan jelas," ujarnya.

Salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam konsultasi publik tersebut, Andi H Itlay mengatakan hal yang sama.

Loading...
;

Menurutnya, jika memang orang asli Papua menjadi prioritas dalam setiap penerimaan ASN, kuota untuk mereka harus dipenuhi. 

Sementara anggota Bapemperda DPR Papua, Arnold Walilo yang juga legislator Papua dari 14 kursi pengangkatan perwakilan wilayah adat Lapago mengatakan, dalam penerimaan ASN tahun ini Pemprov Papua dan DPR Papua menginginkan 80 persen kuota untuk orang asli Papua.

"Tidak hanya di provinsi, juga di kabupaten (kota). Para kepala daerah mesti memprioritaskan hal tersebut. Tidak boleh ada alasan lagi," kata Walilo.

Menurutnya, beberapa bupati juga telah menyatakan komitmennya memberikan kuota 80 persen untuk orang asli Papua dalam penerimaan ASN tahun ini.

"Bahkan ada bupati yang menyatakan yang akan direkrut dalam penerimaan ASN tahun ini di wilayahnya 100 persen orang asli Papua. Tapi kita akan lihat, apakah para kepala daerah ini benar-benar komitmen," ujarnya. (*)

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top