Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Produksi sopi, seorang warga Mopah Merauke diciduk polisi

Peralatan produksi sopi yang diamankan Polres Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Produksi sopi, seorang warga Mopah Merauke diciduk polisi 1 i Papua
Peralatan produksi sopi yang diamankan Polres Merauke – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – KN, seorang warga di Mopah Lama, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, diciduk  tim khusus (timsus) Rajawali Polres Merauke, setelah diketahui memproduksi dan mengedarkan minuman beralkohol (minol) jenis sopi, yang sudah berlangsung sekitar tiga bulan.

“Memang ada laporan warga kepada tim Rajawali Polres Merauke kalau di rumah KN, sering memproduksi sopi sekaligus menjual,” jelas Kasat Narkoba Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Subur Hartono, di ruang kerjanya, Kamis (28/3/2019).

Produksi sopi, seorang warga Mopah Merauke diciduk polisi 2 i Papua

Berbekal laporan itu, demikian Subur, tim langsung mendatangi rumah pelaku beberapa hari sekitar pukul 15.00 WIT. Saat datang, pelaku tak ada di rumah. Hanya isterinya dan ternyata ada sejumlah peralatan seperti kompor, dandang, maupun alat suling ada di situ.

Dari pengakuan isterinya, demikian Subur, baru selesai produksi dan menjual kepada salah seorang  warga di Cikombong sekitar 30 botol kemasan air mineral sedang. Perbotol dijual Rp 35 ribu.

“Anggota langsung menyuruh isterinya menelpon pelaku. Beberapa saat kemudian, bersangkutan datang dan dibawa bersama sejumlah peralatan ke Polres Merauke,” ujarnya.

Saat ini, katanya, pelaku sudah diamankan dan sedang dilakukan pemberkasan dengan memeriksa para saksi.

Loading...
;

“Kami akan proses kasus itu sampai Pengadilan Negeri (PN) Merauke karena barang bukti dan keterangan saksi mendukung,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, menurut dia, berkas akan dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk diteliti. Jika lengkap, tersangka bersama barang bukti dikirim.

Kasubag Humas Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Suhardi, menambahkan banyak kasus kriminalitas seperti penjambretan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan lain-lain, umumnya pelakunya dibawah pengaruh minol.

“Kita akan proses kasus KN hingga pengadilan. Sekaligus sebagai efek jera kepada siapapun juga. Sehingga menyadari ketika memproduksi sopi, akan diproses secara hukum,” tegasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top