TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

 Puluhan korban banjir bandang berunjuk rasa di Kantor Bupati Jayapura

Korban Banjir Bandang Sentani, Papua
Para korban banjir bandang Sentani 2019 menyerahkan daftar tuntutan mereka kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura Hanna Hikoyabi. - Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Puluhan warga yang mewakili ratusan korban Banjir Bandang Sentani 2019 berunjuk rasa dengan mendatangi Kantor Bupati Jayapura di Gunung Merah, Sentani, Papua, Rabu (3/3/2021). Mereka memprotes Pemerintah Kabupaten Jayapura yang dinilai mengabaikan nasib para korban bencana banjir bandang yang terjadi pada 16 Maret 2019 itu.

Puluhan warga yang mendatangi Kantor Bupati Jayapura itu membawa sejumlah pamflet bertulisan tuntutan mereka. Para warga antara lain mempertanyakan keberadaan dana penanganan bencana senilai Rp1,1 triliun dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Awalnya, unjuk rasa itu dilakukan di halaman Kantor Bupati Jayapura. Akan tetapi, hujan turun dengan lebat, sehingga Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jayapura mengarahkan para pengunjuk rasa menuju aula Kantor Bupati.

Koordinator aksi itu, Aris Kreuta menyatakan unjuk rasa itu bukan didasari kepentingan politik tertentu. “[Unjuk rasa kami] bukan atas dasar kepentingan politik atau kepentingan pribadi. Kami datang ke sini untuk menyuarakan suara masyarakat yang terdampak banjir bandang dan belum mendapatkan perhatian dari pemerintah,” ujar Kreuta saat berorasi.

Baca juga: Dana Banjir Bandang Sentani akan mulai digulirkan Maret ini

Kreuta meminta agar Bupati Jayapura segera mengganti Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura. Ia meminta Bupati membersihkan BPBD dari oknum yang terindikasi melakukan korupsi, dan meminta BPBD Kabupaten Jayapura segera membangun rumah warga yang terdampak bencana.

Jika tuntutan itu diabaikan, Kreuta menyatakan para warga akan menggelar unjuk rasa yang lebih besar. “Masyarakat mempertanyakan kartu tanda penduduk [dan] kartu keluarga yang telah diberikan kepada BPBD setahun. [Penyerahan kartu itu kami lakukan] sebagai syarat rumah [korban banjir bandang] direhabilitasi. Hingga masuk tahun kedua [pasca bencana itu] tidak ada realisasi yang jelas,” kata Kreuta.

Aspirasi para korban banjir bandang itu diserahkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura Hanna Hikoyabi. Hikoyabi menjelaskan tuntutan para korban banjir bandang akan segera dipenuhi berdasarkan aturan dan program yang akan segera dimulai.

Baca juga: Antisipasi risiko banjir bandang, 4 sungai di CA Cycloop dipantau

Hikoyabi juga membeberkan Pemerintah Kabupaten Jayapura telah menetapkan Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Jayapura, Timoteus Demetouw sebagai Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Jayapura. Selain itu, jabatan Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Jayapura juga telah diisi oleh pejabat baru.

“Semua pekerjaan [rekonstruksi dan rehabilitasi itu akan] dikerjakan secara transparan dan terbuka, dengan melibatkan para pengusaha lokal asli Papua. [Pelaksanaannya akan] diawasi pemerintah, badan keuangan, pimpinan dewan, dan juga perwakilan masyarakat yang hari ini datang berdemo disini,” kata Hikoyabi.

Ia meminta kepada Kabid Logistik dan Kedaruratan BNPB yang baru berkoordinasi dengan pejabat yang lama selaku pejabat pembuat komitmen proyek itu, dan mengakomodir semua usulan pengusaha asli Papua yang akan bekerjasama menjalankan proyek rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana banjir bandang.

“Semua harus transparan dalam bekerja. Hal itu juga berlaku bagi para pimpinan dinas. Saya juga salah satu korban banjr bandang Maret 2019 lalu. Satu keponakan harus merenggang nyawa di dalam rumah yang ikut terbawa banjir. Akan tetapi, untuk kepentingan banyak orang di daerah ini, kita harus bekerja dengan transparan,” pungkasnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us