Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Puluhan penumpang kapal pesiar Jepang terinfeksi virus corona

Ilustrasi, virus Corona – Jubi/Tirto.ID

“Banyak penumpang sekarang merasa sedikit demam kabin,” kata penumpang asal Inggris David Able,

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Tokyo, Jubi – Pengujian di atas kapal pesiar Diamond Princess di Jepang telah mengungkap 60 kasus baruΒ  virus corona yang terkonfirmasi. Kejadian itu terjadi ketika penumpang yang dikarantina menggunakan media sosial untuk memperingatkan adanya depresi yang terjadi karena isolasi terhadap mereka.

Laporan stasiun televisi TBS dan NHK pada Senin, (10/2/2020) yang mengutip sejumlah sumber Kementerian Kesehatan Jepang menyebutkan angka tersebut menambah total 130 infeksi di kapal yang merapat di Yokohama. Sedangkan Kantor komunikasi Kementerian Kesehatan tidak memiliki informasi tentang laporan tersebut ketika dihubungi oleh Reuters.

Baca juga :Β Pria Jepang terinfeksi virus korona usai kunjungi China

Warga Arab termasuk pria Uighur siap bantu melawan virus corona

Waspadai virus korona, Arab Saudi saring wisatawan asal China

Loading...
;

Diamond Princess dikarantina selama dua minggu setelah tiba di Yokohama, selatan Tokyo, pada 3 Februari, setelah seorang pria yang turun di Hong Kong didiagnosis dengan virus tersebut.

Sekitar 3.700 orang berada di atas kapal, yang biasanya memiliki 1.100 awak dan kapasitas 2.670 penumpang. Para penumpang telah diizinkan berada di geladak secara bergantian untuk mendapatkan udara segar dan didorong untuk secara teratur mengukur suhu mereka.

“Banyak penumpang sekarang merasa sedikit demam kabin,” kata penumpang asal Inggris David Able, dalam sebuah video yang diunggah di Facebook, yang menyebut depresi para penumpang pun mulai terjadi.

Penumpang lain menyatakan harapannya akan jaminan tentang efektivitas karantina dan ventilasi di kapal akan terbukti benar.

“Saya akan gugup jika melewati 200,” kata warga Hong Kong berusia 43 tahun yang dikarantina di atas kapal bersama istri, anak, dan beberapa orang anggota keluarganya.

Ia berharap kebijakan terbaik bagi mereka yang dibawa ke rumah sakit.

Kementerian Kesehatan Jepang memisahkan jumlah infeksi di kapal dan yang bersumber dari penerbangan dari China. Sedangkan penghitungan resmi di dalam negeri Jepang, tercatat ada 21 kasus. (*)
Editor : Edi Faisol

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top