Follow our news chanel

Previous
Next

Puluhan ribu warga Pakistan Protes penerbitan kartun Nabi

Unjuk rasa Papua
Ilustrasi demonstrasi. - pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Unjuk rasa besar-besaran yang diikuti oleh puluhan ribuan orang kembali terjadi di Pakistan. Aksi protes pada Senin, (7/9/2020) itu memprotes tindakan majalah asal Prancis, Charlie Hebdo, yang mencetak ulang kartun Nabi Muhammad SAW untuk memperingati di mulainya persidangan serangan teror pada 2015 lalu.

Unjuk rasa kali ini merupakan kedua kali setelah aksi yang sama pada Kamis, (3/9/2020) yang diikuti kalangan umat Islam Pakistan. Mereka mengutuk kartun parodi yang dilakukan majalah mingguan tersebut. Sedangkan unjuk rasa pada Senin kemarin, dikoordinir oleh Partai Jamiat Ulma-e-Islam di Kota Peshawar atau Ketika Partai Islam tersebut melakukan kongres di kota itu.

Dalam aksi protes tersebut puluhan ribu orang turun ke jalan menyuarakan kemarahan mereka atas parodi kartun yang kontroversial itu. Rekaman yang diambil lewat drone memperlihatkan aksi protes tersebut dilakukan sampai malam dan terlihat pula massa memenuhi Kota Peshwar, Pakistan.

Baca juga : Empat Tewas, 45 Cedera Saat Protes Kartun Nabi 

Polisi Inggris Waspada Setelah Insiden Paris

“Jika orang non-muslim menggunakan simbol Islam dan mereka melakukan tindakan penodaan agama, maka reaksi dari masyarakat kami tidak boleh dikatakan tidak adil,” kata Ketua Partai Jamiat Ulma-e-Islam, Maulana Fazl-ur-Rehman.

Loading...
;

Tindakan majalah Charlie Hebdo juga memancing kemarahan dari negara-negara Islam lainnya. Pada selasa, 8 September 2020, Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyebut ada kemunculan kembali dosa yang tak termaafkan. Kondisi ini memperlihatkan pula adanya permusuhan dan dendam kesumat terhadap Islam di Barat.

Charlie Hebdo pada akhir pekan lalu mencetak ulang parodi kartun penuh kontroversial itu untuk memperingati dimulainya persidangan terhadap 14 tersangka, yang terkait dengan serangan teror di kantor majalah mingguan itu dan supermarket Hyper Cacher hingga membuat 17 orang tewas.  (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top