HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Puskesmas di Kota Jayapura buka tapi dibatasi

Warga sedang antre pelayanan di Puskesmas Hamadi. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sebagai bentuk komitmen terhadap program kesehatan, pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Kota Jayapura tetap melayani masyarakat hingga malam hari, meski di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Kepala Puskesmas Hamadi, Apolonia Yantewo, mengatakan hal itu dilakukan guna meningkatkan layanan terbaik bagi kesehatan masyarakat untuk menjalani hidup sehat, meski pelayanannya tetap dibatasi.

“Adanya Covid-19 ini, pagi kami hanya bisa layani 70 pasien, siang 70 pasien, malam juga kami layani 70 pasien karena pengunjung kami banyak. Kalau normalnya pelayanan pagi bisa mencapai 300 orang, begitu juga siang, dan malam,” ujar Yantewo, saat ditemui di Puskesmas Hamadi, Senin (23/3/2020).

Pelayanan di Puskesmas Hamadi dilakukan 24 jam dibagi tiga shift, yaitu pelayanan pagi dari pukul 07.00 sampai 14.00 Waktu Papua, dari 14.00 sampai 20.00 WP, dan 20.00 sampai 05.00 WP.

Dikatakan Yantewo, selama pandemi Covid-19, warga yang sakit batuk dan pilek ringan diminta untuk menunda kunjungannya ke puskesmas, kecuali keadaan yang darurat seperti demam tinggi, diare dan muntah terus-menerus, sesak napas, pendarahan, radang tenggorokan, dan alergi.

Loading...
;

“Dibatasinya pelayanan ini supaya ada jarak antara pasien yang satu dengan lainnya (minimal satu meter). Kami hanya siapkan 70 nomor antrean, kalau sudah habis kami minta supaya datang pukul 2 siang. Pasien banyak, nanti petugas capek lalu sakit, terus siapa yang mau layani masyarakat?” ujar Yantewo.

Selain melakukan pelayanan kesehatan, dikatakan Yantewo, putugas kesehatan di Puskesmas Hamadi juga memberikan sosialisasi dan penyuluhan terkait adanya virus corona, bertujuan agar warga melakukan pencegahan seperti memakai masker, cuci tangan pakai sabun serta mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.

Petugas kesehatan saat melayani pasien juga dilengkapi alat pelindung diri (APD) seperti masker dan sarung tangan. Tak hanya mendapatkan pelayanan, para pengunjung juga diberikan APD berupa masker.

“Saya minta warga juga bantu kami dengan menjauhi keramaian untuk sementara waktu, tinggal di rumah, menjaga jarak, makan makanan sehat dan bergizi serta rajin cuci tangan pakai sabun, dan gunakan masker,” ujar Yantewo.

Salah satu warga yang datang memeriksakan kesehatannya, Marten, berterima kasih kepada Pemerintah Kota Jayapura yang selalu memberikan pelayanan, salah satunya melalui puskesmas.

“Semoga virus corona ini cepat berlalu dan semua orang sehat-sehat. Saya sakit alergi. Pelayanan di sini sangat bagus. Petugas sampaikan sosialisasi dan pencegahan virus corona,” ujar Marten. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa