HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Puskesmas tidak tutup, tetap layani warga secara online

Ambulance yang menjemput warga Kota Jayapura yang sakit – dok/dinkes Kota Jayapura
Puskesmas tidak tutup, tetap layani warga secara online 1 i Papua
Ambulance yang menjemput warga Kota Jayapura yang sakit – dok/dinkes Kota Jayapura

Papua No. 1 News Portal | Jubi

 Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Nyoman Sri Antari menegaskan bahwa Puskesmas di wilayah Kota Jayapura tidak tutup, tetap melayani melalui pelayanan online.

Konsultasi pasien akan dilayani lewat call center. Resep akan dilayani melalui SMS atau Whatsapp yang ditujukan ke Puskesmas yang diarahkan oleh dokter yang menjawab di pelayanan online. Demikian juga warga yang ingin melaporkan diri terkait kontak dengan pasien Covid-19.

Puskesmas tidak tutup, tetap layani warga secara online 2 i Papua

“Kalau pasiennya berat, maka ambulance akan menjemput pasien untuk dibawa ke rumah sakit. Layanan ini bertujuan meminimalisir penularan/ kontak covid antar pasien dengan pasien, maupun petugas dengan pasien,” katanya Jumat (10/4/2020).

Bagi wilayah yang masyarakatnya banyak yang tidak memiliki telepon seluler, Dinkes tetap meminta Puskesmas melayani seperti biasa, seperti yang dilakukan Puskesmas Abepantai.

“Semua ini dikendalikan oleh Bapak Wali Kota Jayapura di dalam implementasi motto kita Hen Tecahi Yo Onomi T’mar Ni Hanased.  Jadi motto itu harus mendarah daging pada kita semua yang bertugas di Kota Jayapura,” katanya.

Untuk pelayanan Ambulance, Nyoman menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan Unit reaksi cepat Polda dan Polresta Jayapura Kota untuk menjemput pasien yang sakit berat, khususnya pasien dalam pengawasan (PDP).

Loading...
;

“Selama masa penanganan Covid-19, ambulance-nya dari Dinkes Kota Jayapura, dan tenaganya dari URC Polresta Jayapura Kota,” katanya.

Puskesmas tidak tutup, tetap layani warga secara online 3 i Papua
Call Center Puskesmas di Kota Jayapura dan pelayanan Covid-19 – dok/dinkes Kota Jayapura

Warga Jangan panik

Dokter Nyoman meminta warga Kota Jayapura tidak panik selama masa tanggap darurat ini, karena setiap ada pasien yang dijemput di rumah, akan diperlakukan sama seperti pasien Covid-19. Petugas yang datang menjemput dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Hal itu dilakukan juga bertujuan meminimalisir penularan/ kontak Covid antara pasien dengan pasien, maupun petugas dengan pasien.

“Semua pasien kita perlakukan seperti pasien Covid. Kalau nantinya setelah dicek itu bisa saja pasien asma, atau lainnya yang bukan disebabkan oleh Covid. Jadi jangan panik, keluarganya jangan dikucilkan,” jelasnya.

Ia menambahkan ke depan bentuk pelayanan seperti itu yang akan dikembangkan, sehingga warga dapat meresponnya seperti biasa. (*)

 

Editor: Dewi Wulandari

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa