Follow our news chanel

Previous
Next

Ramadhan di tengah pandemi corona, warga Papua diajak jaga toleransi

Ilustrasi, pixabay.com
Ramadhan di tengah pandemi corona, warga Papua diajak jaga toleransi 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

“Sampai hari ini sangat baik terkait dengan toleransi antarumat beragama di Provinsi Papua,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepolisian Daerah Papua mengajak segenap warga menjaga toleransi di tengah pandemi virus corona jenis baru atau Covid-19 dan menjelang bulan Ramadhan. Polisi menyebut saat ini situasi dan kondisi di Papua secara keseluruhan aman dan kondusif.

“Sampai hari ini sangat baik terkait dengan toleransi antarumat beragama di Provinsi Papua, namun kami perlu ingatkan kembali kepada seluruh warga masyarakat bahwa saudara kita kaum Muslim itu besok (Jumat, 24/4/2020) akan menjalankan ibadah puasa,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal,  saat diskusi Menjaga Toleransi jelang Bulan Ramadan di Tengah Pandemi Corona di Media Center Polda, (kamis, 23/4/2020).

Baca juga :Perayaan Natal harus menjadi momentum perkuat toleransi di Keerom

Bupati Deiyai berpesan jaga toleransi antarumat beragama

Ketua NU Papua: Pesparani I Katolik se-Papua contoh toleransi antarumat beragama

Loading...
;

Kamal menyatakan dengan situasi dan kondisi seperti ini ia mengajak saling mensupport, memberikan penguatan. Apa lagi saat ini diakui situasi ekonomi dan kesehatan juga sedikit terganggu. “Saat inilah kita sebagai tokoh agama dan masyarakat untuk mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudik ke kampung halaman dulu karena situasi dan kondisi saat ini,” kata Kamal menambahkan.

Ia juga menyinggul soal unggahan di media sosial terkait warga yang dikucilkan oleh tetangganya karena ada yang terdampak virus corona. Hal itu menjadi keprihatin karena orang yang positif corona sebenarnya kena musibah, bukan untuk dikucilkan.

Terkait pencegahan, Kamal mengatakan seharusnya semua elemen warga ikut mendukung anjuran dari pemerintah daerah, provinsi hingga pusat, dan juga melalui instansi pemerintahan lainnya, seperti Polri dan TNI untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Kita harus mematuhi dan mendengarkan perintah dari pemerintah pusat, pemerintah daerah tingkat provinsi, para kepala daerah pemerintah setempat yang melalui kepolisian, bahkan melalui para tokoh agama, dan kita kita harus bersinergi untuk sama-sama menjaga jarak, serta selalu ikuti imbauan pemerintah,” katanya.

Pendeta Hiskia Rollo juga mengajak warga mengikuti anjuran pemerintah mencegah penyebaran virus corona yang telah mengglobal ini. Ia mengaku munculnya pandemi corona membuat ibadah Jumat Agung dan Paskah dua pekan lalu dalam suasana yang sangat sederhana.

“Tidak pernah kita menduga sebelumnya (penyakit itu) dan bagi ini juga dihadapi saudara-saudara kita yang Muslim untuk mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadhan sebulan penuh dalam situasi seperti ini,” kata Hikia Rollo.

Rollo yang juga aktif  di Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua mengimbau agar semua warga dapat menahan diri dan berusaha untuk mengerti apa yang sudah dianjurkan oleh pemertintah di saat seperti ini.

“Mari kita gunakan media komunikasi, seperti pesan singkat, telepon dan video call dengan sanak saudara dan doakan agar virus ini cepat berlalu,” kata Rollo menjelaskan. (*)

Editor  : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top