Ratu Joni Madraiwiwi tutup usia di Suva

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Nauru, Jubi – Ketua Hakim Pengadilan Nauru, Ratu Joni Madraiwiwi tutup usia. Ratu Joni yang juga mantan wakil presiden Fiji itu menghembuskan nafas terakhirnya setelah menderita sakit ringan di Suva, Fiji.

Ratu Joni menjabat sebagai Ketua Hakim Pengadilan Nauru sejak tahun 2014. Ia menjabat sebagai wakil presiden Fiji pada tahun 2004-2006. Kekuasaannya sebagai wapres berakhir karena buntut dari kudeta militer yang dipimpin Frank Bainimarama.

Meski lahir di Fiji, kiprah Ratu Joni tak terbatas di negerinya. Selain di Nauru, sebelumnya ia juga dipercaya sebagai Ketua Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Kepulauan Solomon yang dibentuk pada tahun 2008 setelah ketegangan etnik.

Tak heran, ia dianugerahi gelar “Lord” oleh pihak kerajaan Tonga.

Jabatan terakhirnya sebagai Ketua Hakim Pengadilan di Nauru diembannya sejak tahun 2014 ketika Republik Nauru mengalami krisis politik. Saat itu, posisi Ketua Pengadilan kosong setelah ditinggal oleh Geoffrey Eames yang mengundurkan diri pada Maret 2014. Geoffrey mundur karena kebijakan pemerintah Nauru yang sangat kontroversial ketika mengakhiri visa tinggal dan mencekalnya untuk datang kembali ke Nauru.

Selain Ratu Joni, saat itu pemerintah Republik Nauru juga menunjuk dua hakim lainnya, yaitu Mohammed Shafi Khan, seorang pengacara yang bekerja di Australia dan Jane Elizabeth Hamilton-White, seorang warga Australia yang menjadi hakim di Kepulauan Solomon. (*)

Loading...
;

 

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top