Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ratusan atlet dari 15 provinsi ikuti Papua Open Turnamen Atletik di Timika

Para pelari saat bersaing di kejurda atletik 2018 di Serui – Jubi/Humas KONI Papua.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Timika, Jubi – Sebanyak 420 atlet dari 15 provinsi dan 21 kabupaten/kota seluruh Indonesia akan mengikuti Papua Open Turnamen Atletik 2020 yang akan berlangsung di Timika, ibukota Kabupaten Mimika, pada 27-29 Februari.

Technical Delegate (TD) Atletik PON XX Papua, Umaryono mengatakan, Papua Open Turnamen  Atletik 2020 itu sekaligus merupakan test ivent dimana Kabupaten Mimika merupakan tuan rumah penyelenggara pertandingan cabor atletik pada PON XX Papua, Oktober-November mendatang.

“Persyaratan teknis seperti sarana, venue dan peralatan yang digunakan untuk test ivent sudah siap. Sisi peralatan, kami sudah melakukan pengecekan, semua sudah tersedia. Intinya PB PON Sub Mimika siap melaksanakan tes iven atletik 2020,” kata Umaryono, di Timika, Selasa (25/2/2020).

Menurutnya, hampir seluruh nomor pertandingan pada Papua Open Turnamen Atletik 2020 akan digelar dan dipusatkan di Mimika Sport Complex (MSC) di kawasan Timika Jaya SP2, tepat di depan Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika.

Adapun nomor jalan cepat 20 kilometer dan maraton 40,195 kilometer akan digelar di lintasan Kota Kuala Kencana yang merupakan pusat perkantoran dan tempat tinggal karyawan PT Freeport Indonesia.

Umaryono yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi PB PASI mengatakan ajang Papua Open Turnamen Atletik 2020 di Timika akan melombakan 40 nomor atletik, kurang enam nomor dari 46 yang akan dipertandingkan saat PON X Papua.

Loading...
;

Kata dia, kekurangan ini disebabkan karena faktor terbatasnya waktu penyelenggaraan yang hanya tiga hari. Meski begitu, atlet-atlet pada nomor yang tak dilombakan sebagian besar sudah lolos kualifikasi PON.

“Ini sumbangsih PT Freeport Indonesia terhadap perkembangan olahraga atletik di Indonesia dalam rangka PON dengan mengizinkan arealnya digunakan. Ini apresiasi sangat tinggi bagi kami pelaku olahraga atletik,” kata Umaryono.

Sementara itu, Anggota Technical Delegate (TD) Atletik PON lainnya, Dwi Priyono mengatakan penggunaan kawasan jalan raya di Kota Kuala Kencana itu memiliki pertimbangan khusus.

Kabupaten Mimika sendiri pada penyelenggaraan PON XX Papua mendatang menjadi tuan rumah penyelenggaraan sembilan cabor.

Jika nomor maraton dan jalan cepat menggunakan jalan di tengah Kota Timika, katanya, hal itu akan mengganggu arus transportasi tamu dan atlet ke setiap venue.

“Kalau di kota maka kita akan tutup jalan raya, itu tentu mengganggu arus distribusi atlet ke venue masing-masing. Atlet pun kami yakin akan nyaman lari di sana (Kuala Kencana),” jelas Dwi.

Anggota Komisi Perlombaan PB PASI, Sarjito, mengatakan khusus nomor jalan cepat merupakan nomor unggulan Indonesia, dimana pada empat Sea Games terakhir atlet putra jalan cepat Indonesia selalu meraih medali emas.

Selain menilai perangkat fisik, pelaksanaan Papua Open Turnamen Atletik 2020 di Timika itu sekaligus akan mengevaluasi kesiapan panitia menyelenggarakan semua nomor pertandingan, termasuk mengevaluasi bidang pendukung lain, misalnya akomodasi, konsumsi, kesehatan dan transportasi.

“Test iven ini akan membantu kami mempersiapkan SDM untuk penyelenggaraan PON nanti,” kata Sekretaris Pengprov PASI Papua Markus Y Raubaba. (*)

 

Editor : Edho Sinaga

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top