Ratusan penderita TB di Nabire gagal program

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Nabire, Jubi – Ratusan penderita Tubercolosis (TB) di Nabire tidak melakukan pengobatan secara teratur.

Kepala bidang penyakit dalam Dinkes Nabire, Alfred Lambei saat berbincang-bincang di studio Swameka, Kamis (23/3/2017), mengatakan data Dinas kesehatan Kabupaten Nabire tahun 2016, jumlah penderita TB di Nabire sebanyak 950 paisen. Sedang yang menjalani rawat jalan secara teratur hanya 100 orang.

“Pengobatan TB tidak mudah, membutuhkan waktu enam sampai delapan bulan hingga dinyatakan bebas TB,” katanya.

Pasien terbanyak berasal dari kabupaten tetangga. “Jarak yang jauh mengakibatkan pasien yang sering putus obat. Ini yang disebut gagal program. Akibatnya bisa berbahaya bagi dirinya sendiri,” jelasnya.

Akibat putus obat, banyak diantaranya menjadi TB multi resisten yang membutuhkan 10 tahun pengobatan.

“Kami harap teman – teman dari posyankes bisa agar bisa melapor ke dinas melalui sistem informasi terpadu tuberkolosis (SITT),” katanya.

Loading...
;

Akibat dari gagal program, pasien bisa masuk kategori T6B kebal obat. Artinya TB kategori satu sudah tidak mempan jika diobati.

“satu-satunya cara, pasien akan diobati dengan minum obat selama dua tahu dan suntikan selama delapan bulan,” katanya.

Sementara itu, Manager Program TB technical dari LSM TB cepat yang bernaung di bawah Yayasan Kristus Sahabat Kita (KSK), dr. Agustina Dwi Ningtyas mengatakan banyaknya orang terinfeksi TB disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat untuk memeriksa walau sudah ada gejala.

“Untuk penanganan yang tepat sangat dibutuhkan kader yang secara suka rela mau menjemput orang untuk diperiksa ke layanan TB,” jelasnya.

Untuk itu, KSK juga melatih kader dan memberdayakan masyarakat awam untuk menjadi pendamping.

“Mereka dibekali ilmu dengan TB dan yang nanti akan langsung turun ke lapangan mengidentifikasi pasien dengan gejala TB,”katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top