Follow our news chanel

Previous
Next

Ratusan pendulang dari Yahukimo dievakuasi ke Boven Digoel

Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal - Jubi/Arjuna Pademme
Ratusan pendulang dari Yahukimo dievakuasi ke Boven Digoel 1 i Papua
Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal – Jubi/Arjuna Pademme.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sedikitnya 288 pendulang emas di daerah Yahukimo, Papua dievakuasi ke Kabupaten Boven Digoel. Tiga diantaranya kini sedang mendapat perawatan medis di rumah sakit karena setelah kondisinya lemah.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, hingga kini Polres Boven Digoel masih berupaya mengidentifikasi asal usul ratusan pendulang tersebut dan masalah yang dialami di sekitar lokasi pendulangan.

“Kelompok-kelompok pendulang ini tidak di satu tempat. Berpencar-pencar dan ada yang bersinggungan langsung dengan kelompok yang dikabarkan melakukan penyerangan di perbatasan Yahukimo-Boven Digoel, dan Asmat. Ada yang mendapat informasi dan langsung menyelamatkan diri,” kata Kombes Pol A.M. Kamal, Rabu (4/9/2019).

Hingga kini menurutnya, polisi belum dapat memastikan siapa kelompok yang dikabarkan menyerang para pendulang, dan apakah ada diantara pendulang yang meninggal dunia.

“Anggota kami belum sampai ke lokasi. Masih menelusuri, baik yang dari Asmat maupun dari Boven Digoel. Kami masih kumpulkan informasi-informasi yang didapat, namun kami berupaya segera mungkin sampai ke lokasi,” ujarnya.

Selain itu kata Kombes Pol A.M. Kamal, polisi belkum dapat memastikan di mana lokas para pendulang yang dikabarkan diserang. Ada informasi yang menyabut lokasi masuk wilayah Kabupaten Yahukimo, ada yang bilang masuk Pegunungan Bintang dan lainnya.

Loading...
;

“Mungkin batas kota/kabupatennya belum jelas,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPR Papua bidang pemerintahan, politik, hukum dan HAM, Orgenes Wanimbo mengatakan, kepolisian mesti segera memastikan kabar penyerangan dan adanya penambang yang disebut meninggal dunia.

“Mesti segera dipastikan agar tidak menjadi polemik di masyarakat dan menghindari berbagai isu yang kebenarannya tidak dapat dipastikan,” kata Wanimbo.
Ia berharap, masyarakat Papua tetap tenang dan tidak terpengaruh isu apa pun, karena tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang tak mau Papua aman. (*)

Editor : Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top