Follow our news chanel

Rencana kontijensi minimkan risiko korban jiwa

Rapat Koordinasi Pencarian dan Pertolongan Kantor SAR Merauke, Kamis (25/4/2019) – Jubi/Frans L Kobun
Rencana kontijensi minimkan risiko korban jiwa 1 i Papua
Rapat Koordinasi Pencarian dan Pertolongan Kantor SAR Merauke, Kamis (25/4/2019) – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

KANTOR Pencarian dan Pertolongan (SAR) Merauke bercakupan wilayah kerja luas. Mereka juga menaungi Boven Digoel dan Mappi, selain Kabupaten Merauke.

Beban tugas dan luas wilayah kerja tersebut tidak didukung ketersediaan personel maupun fasilitas memadai. Instansi yang dipimpin Raymond Konstantin, itu hanya memiliki 79 personel, dan masing-masing delapan personel ditempatkan di Boven Digoel dan Distrik Okaba. Selain itu, terdapat 14 personel bertugas di bagian kapal.

Adapun armada yang mereka miliki hanya berupa sebuah kapal SAR. Mereka padahal juga kerap membutuhkan helikopter saat mencari dan mengevakuasi korban kecelakaan maupun bencana.

Untuk mengoptimalkan sumber daya, Kantor SAR Merauke menyusun rencana kontijensi. Mereka berharap dapat mendayagunakan setiap potensi bantuan saat kejadian.

“Kami mengharapkan para kapolsek, babinsa, dan aparatur kampung maupun masyarakat berperan aktif. Jadi, kami memetakan siapa dan akan berbuat apa ketika terjadi kondisi membahayakan manusia (kecelakaan maupun bencana),” kata Raymond, saat rapat koordinasi, Kamis (25/4/2019).

Distrik Jagebob dipilih sebagai daerah pertama yang dipetakan. Di Jagebob pernah terjadi orang hilang di hutan sehingga rencana kontijensi di daerah tersebut diprioritaskan.

Loading...
;

Rapat koordinasi pencarian dan pertolongan dihadiri Inspektorat Badan SAR Nasional, Brigjen Chanlan Adilane. Chanlan berharap serupa dengan Raymond. Setiap potensi perbantuan diharapkannya dapat bersinergi dengan Kantor SAR Merauke dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kita bahas bersama rencana kontijensi (kondisi membahayakan manusia) di Distrik Jagebob. Ini adalah kebutuhan mendesak agar pelayanan SAR lebih baik,” kata Chanlan.

Rencana kontijensi disusun berdasarkan data dan informasi yang diperoleh Kantor SAR Merauke. Namun, Chanlan berharap semua peserta rapat memberi gagasan dan masukan agar rencana kontijensi berkualitas dan efektif saat diterapkan di lapangan.

Minimkan korban

Kantor SAR Merauke juga senantiasa mengevaluasi dan meningkatkan kemampuan personel. Peningkatan mengacu kepada empat pilar penentu sebagai rujukan, yakni profesionalisme, kesiapan sarana dan prasarana, mekanisme kerja yang mantap, serta kekompakan personel.

Asisten III Pemerintah Kabupaten Merauke, Anakletus Mambol, mengapresiasi kinerja Kantor SAR Merauke selama ini. Dia juga menyambut baik penyusunan rencana kontijensi.

Mambol berharap rencana kontijensi mampu menekan seminimal mungkin jumlah korban jiwa akibat kecelakaan maupun musibah lain, terutama di Distrik Jagebob.

“Pencarian dan pertolongan adalah tugas kemanusiaan sehingga menjadi tanggung jawab bersama. Makanya, pemerintah mengajak seluruh potensi SAR meningkatkan sinergitas.”

Mambol menegaskan pemerintah wajib melindungi setiap warga negara dari ancaman bencana maupun kondisi yang membahayakan keselamatan jiwa. Kewajiban ini tertuang dalam Undang Undang Nomor 29/2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.

“Jadi, Kantor SAR menjadi leading sector dalam operasi (pencarian dan pertolongan). Namun, mereka tidak mungkin bekerja sendirian sehingga membutuhkan peran TNI dan Polri, organisasi masyarakat serta relawan,” kata Mambol. (*)

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top