Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Rencana pembunuhan PM Samoa terungkap

Markas kepolisian di Apia, Samoa. - Samoa Observer/ Vaitogi Asuisui Matafeo
Rencana pembunuhan PM Samoa terungkap 1 i Papua
Markas kepolisian di Apia, Samoa. – Samoa Observer/ Vaitogi Asuisui Matafeo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Apia, Jubi – Seorang laki-laki sedang diselidiki dengan dugaan merencanakan pembunuhan politik terhadap Perdana Menteri Samoa, Tuilaepa Dr. Sa’ilele Malielegaoi

Informasi lebih detail tentang rencana tersebut masih dirahasiakan, namun investigasi itu dibenarkan oleh Komisaris Polisi, Fuiavailiili Egon Keil, ketika dihubungi oleh Samoa Observer pada Selasa (13/8/2019). Ia lalu menolak untuk memberikan informasi lebih lanjut, hanya berkata bahwa penyelidikan sedang berlangsung.

Tetapi, sejauh ini dua orang telah ditahan oleh polisi untuk diinterogasi sehubungan dengan investigasi yang sedang berlangsung. Hingga Selasa malam, masih belum pasti apakah keduanya akan tetap ditahan atau apa peran mereka dalam rencana itu.

Seorang laki-laki yang diduga mendalangi plot itu juga telah diselidiki oleh desa di mana dia tinggal. Ia dilaporkan menikah dengan seorang perempuan dari Desa Laulii, di mana dia tinggal saat ini.

Walikota Desa Laulii, Faalogo Sasauli Moli, berkata dewan desanya menerima laporan tentang hal ini selang pertemuan dewan desa yang diadakan pada Senin pekan ini. Faalogo enggan berkata apa-apa, tetapi menurutnya desa itu telah mengambil tindakan pencegahan dan bekerja sama dengan tim penyidik dari kantor kepolisian.

Ia menambahkan betapa seriusnya tuduhan itu dan bahwa kasus ini mempermalukan desa itu.

Loading...
;

Perdana Menteri Tuilaepa Dr. Sa’ilele Malielegaoi saat ini berada di Funafuti, Tuvalu untuk menghadiri pertemuan Forum Kepulauan Pasifik (PIF).

Satu-satunya pembunuhan politik di Samoa terjadi pada 1999, saat mantan satu menteri kabinet, mendiang Luagalau Levaula Kamu, ditembak dari jarak dekat di tengah-tengah acara peringatan partai Human Rights Protection Party yang ke-20 di aula St Joseph’s College, Alafua.

PM Tuilaepa mengungkapkan dalam memoarnya, Pālemia, yang diluncurkan pada 2017, bahwa ia juga merupakan target dari rencana pembunuhan 20 tahun yang lalu itu.

Dua menteri anggota Kabinet pada saat itu divonis hukuman seumur hidup, karena ditemukan bersalah telah merencanakan pembunuhan Luagalau. (Samoa Observer)


Editor : Kristianto Galuwo

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top