Follow our news chanel

Resepsi di lokasi wisata, upaya warga Yogyakarta selamatkan pariwisata

ilustrasi pernikahan. Pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yogyakarta, Jubi – Sejumlah pasangan pengantin di Yogyakarta berupaya membantu geliat industri pariwisata dengan cara menggelar resepsi pernikahan di destinasi wisata ketimbang di rumah atau gedung mewah. Tercatat ada tiga pengantin yang mengikat janji suci di destinasi wisata Demaga Cinta, pinggiran kali Gajah Wong Yogyakarta, pada Minggu, (25/10/2020) kemarin. Pernikahan di pinggir kali itu disaksikan masyarakat sekitar dengan hidangan murah meriah khas jajan pasar.

Tiga pasang pengantin itu memiliki pelaminan masing-masing di pinggir Kali Gajah Wong. Pasangan pengantin Divya Merlinda, 22 tahun, dengan Angga Nur Nugroho, 26 tahun misalkan, dinikahkan petugas Kantor Urusan Agama (KUA) di atas Bendung Lepen Mrican.

Sedangkan pasangan pengantin Suwaryati, 48 tahun, dengan Fajar Novianto, 47 tahun, disahkan di atas kapal berlayar di Kali Gajah Wong. Selain itu pasangan Suswanti, 39 tahun, dengan Paul Wijaya Panjaitan, 37 tahun, menjadi suami istri di atas mobil road sweeper atau penyapu jalan milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta.

“Nikah bareng di pinggir Kali Gajah Wong ini untuk menandai tiga momentum utama yang terjadi pada Oktober 2020,” ujar Ketua Umum Forum Ta’aruf Indonesia atau Fortai, lembaga penyelenggara nikah massal, Ryan Budi Nuryanto, hari Minggu kemarin.

Momentum yang dia maksud adalah peringatan HUT Kota Yogyakarta ke-264, peringatan Hari Sumpah Pemuda, dan kebangkitan sektor wisata di Yogyakarta.

Tema dalam nikah massal itu adalah Manten Satukan Tekad, Selamatkan Pariwisata Indonesia Lewat Kampanye mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak (3M).

Loading...
;

Baca juga : Pandemi Covid-19, Raja Ampat hanya membuka destinasi penyelam

Bantuan makanan siap saji untuk pelaku pariwisata di Jayapura

Dinas Pariwisata ingatkan warga jangan berkerumun di tempat wisata

Prosesi pernikahan tiga pasang pengantin dimulai menjelang pukul 15.00 WIB. Diawali dengan kirab para mempelai dengan dua unit mobil penyapu jalan atau road sweeper serta tiga unit kendaraan kebersihan roda tiga milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta.

Kirab dimulai dari Kantor Kelurahan Giwangan menuju destinasi wisata Dermaga Cinta Kali Gajah Wong. Para pengantin dikawal enam petugas berseragam Dinas Lingkungan Hidup dan paguyuban perempuan Srikandi Gajah Wong. Sepajang jalan, para pengawal ini bergaya seolah sedang menyapu jalanan sebagai simbol reresik atau membersihkan bumi.

Sampai di lokasi pernikahan, setiap orang yang masuk harus menjalani pengecekan suhu tubuh, memakai hand sanitizer. Kemudian tiga pasangan calon pengantin masuk ke destinasi wisata Dermaga Cinta Sungai Gajah Wong yang telah disulap menjadi pelaminan.

Setelah sah menjadi pasangan suami istri, para pengantin membagikan masker kepada masyarakat yang hadir sebagai komitmen mereka menjadi Duta Protokol Kesehatan untuk kampanye 3M. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top