Follow our news chanel

Previous
Next

Rum Mak, rumah baca untuk generasi Papua cerdas

papua-rumah-baca-manokwari
Suasana belajar dan bermain di rumah baca ‘Rum Mak’ di komplek Wirsi, Kelurahan Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat - Jubi/Hans Arnold Kapisa

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Rumah baca bintang atau ‘Rum Mak’ (dalam bahasa daerah Byak, Papua) dihadirkan secara swadaya oleh pegiat literasi di Manokwari. Rumah baca ini memiliki misi penyelamatan generasi Papua cerdas.

Berangkat dari pengalaman dan fakta, bahwa sebagian anak usia sekolah di pinggiran kota Manokwari belum fasih membaca dan menulis, meski telah menempati kelas III dan IV SD. Dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, ketika sekolah formal menerapkan metode sekolah jarak jauh (SJJ), menjadi masalah tersendiri bagi kelompok anak yang belum lancar membaca dan menulis tersebut.

Ketua rumah baca ‘Rum Mak’, Maria Baransano, mengatakan dirinya bersama delapan tenaga pengajar lainnya merasa terpanggil dengan kerelaan untuk membuka rumah baca seadanya, sebagai tempat bermain dan belajar, khususnya bagi anak-anak di lingkungan RT II RW IV Wirsi, Kelurahan Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

“Kami tergerak untuk membantu adik-adik kami di kompleks Wirsi, karena kami temukan di sekolah formal masih ada anak sekolah dasar kelas III dan IV belum fasih membaca maupun menulis,” kata Maria, kepada Jubi di Manokwari-Papua Barat, Minggu (23/8/2020).

Dikatakan Baransano, rumah baca ‘Rum Mak’ di kompleks Wirsi mulai berjalan pada 22 Juli lalu, hanya untuk lingkungan sekitar RT II/RW IV Wirsi, mengingat keterbatasan sarana dan fasilitas yang dimiliki.

“Orangtua dari anak-anak yang terlibat sangat antusias sehingga jumlah anak yang didaftarkan terus bertambah. Terakhir, tepat sebulan (22 Agustus) sekitar 50-an anak dari usia 6-11 tahun terlibat dalam kegiatan belajar membaca dan menulis di Rum Mak,” jelasnya.

papua-rumah-baca-manokwari
Suasana belajar dan bermain di rumah baca ‘Rum Mak’ di komplek Wirsi, Kelurahan Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat – Jubi/Hans Arnold Kapisa

Sebulan berjalan, kata Baransano, puluhan anak dibekali pengenalan huruf, serta belajar membaca dan menulis, menggunakan salah satu rumah warga di kompleks Wirsi sebagai tempat belajar. Sementara meja-tulis anak, merupakan pengadaan secara swadaya, ada pula sumbangan orangtua dari anak-anak yang ikut belajar di Rum Mak.

Loading...
;

Selain belajar dan bermain, anak-anak juga diberi pemahaman tentang protokol pencegahan Covid-19, sebagai bagian dari pola hidup baru menuju kebiasaan hidup yang lebih bersih dan sehat.

“Kami diizinkan gunakan salah satu rumah warga sebagai tempat belajar dan bermain. Buku tulis, meja, dan buku bacaan masih sangat kita butuhkan karena yang kami siapkan saat ini tidak cukup,” katanya, sembari menambahkan jumlah tenaga pengajar yang terlibat secara sukarela sebanyak sembilan orang, dengan kelas pertemuan seminggu dua kali.

Baca jugaPemuda Arfak pendiri 8 rumah baca berbasis kampung

Baca juga: Rumah Baca Yoboi tetap aktif di masa pandemi Covid-19

Sarah Wamaer, perwakilan orangtua, mengatakan keberadaan rumah baca ‘Rum Mak’ sangat membantu para orangtua yang mengalami kesulitan ketika anak tidak lagi belajar secara tatap muka di sekolah di masa pandemi Covid-19.

“Saya punya tiga anak usia sekolah. Mereka sudah bisa membaca dan menulis ketika saya titipkan mereka belajar di rumah baca ‘Rum Mak’,” katanya.

Sarah juga mengeluhkan tentang program SJJ, dengan fasilitas teknologi serba digital dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Kalau boleh pilih, saya lebih memilih anak-anak sekolah daripada SJJ karena kami kesulitan mengakses internet dan biaya paket data. Jadi, Rum Mak adalah solusi bagi masa depan anak saya ketika mereka (harus belajar) di rumah,” katanya.

papua-rumah-baca-manokwari
Suasana belajar dan bermain di rumah baca ‘Rum Mak’ di komplek Wirsi, Kelurahan Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat – Jubi/Hans Arnold Kapisa

Sementara, Ketua Komunitas Suka Membaca (KSM) Manokwari, Lamek Dowansiba, selaku penggerak berdirinya rumah baca ‘Rum Mak’, mengatakan peran serta tenaga pengajar secara sukarela di Rum Mak dan antusiasme orangtua dalam mendukung tuntutan pendidikan demi masa depan anak-anak Papua adalah sebuah keberhasilan yang sedang dijalankan.

“Untuk menunjang konsep besar yang kami usung yaitu ‘Anak Cerdas Papua Maju’ maka perlu dimulai dari pembentukan rumah baca, perpustakaan mini, dan aksi bag-bagi buku. Harapannya, kegiatan luar sekolah ini bisa membantu generasi Papua menghadapi kemajuan di Indonesia dan global,” katanya.

Ditambahkan Lamek Dowansiba, rumah baca ‘Rum Mak’ merupakan rumah baca ketujuh di kota Manokwari yang telah digerakkan Komunitas Suka Membaca yang dipimpinnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top