Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Rumah sakit di Kota Jayapura bisa dijadikan rujukan pasien PDP

TNI dan Polresta Jayapura saat membagikan masker dan hand sanitizer kepada penumpang taksi (angkot) di Terminal PTC Entrop.- Jubi/Ramah
Rumah sakit di Kota Jayapura bisa dijadikan rujukan pasien PDP 1 i Papua
TNI dan Polresta Jayapura saat membagikan masker dan hand sanitizer kepada penumpang taksi (angkot) di Terminal PTC Entrop.- Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, mengatakan semua rumah sakit di Kota Jayapura bisa dijadikan rujukan untuk penanganan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait virus corona atau Covid-19.
“Kami sudah rapat dengan direktur rumah sakit di Kota Jayapura, maka semua rumah sakit dianjurkan siap. Kalau kenyataanya nanti banyak bisa kami siapkan di rumah sakit Koya untuk rujukan,” ujar Ni Nyoman ditemui usai membagikan masker dan hand sanitizer gratis di terminal PTC Entrop, Jumat (20/3/2020).
Menurut Ni Nyoman, sebenarnya untuk penanganan pasien rujukan terkait Covid-19, sudah disiapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura.
“Untuk teman-teman tenaga medis kami hanya bisa memberikan perlindungan, misalnya kami sedang mempertimbangkan di insentif. Alat Pelindung Diri (APD) petugas kesehatan maskernya cukup, hanya saja teman-teman perawat mintannya masker yang N95. Kalau yang baju ‘astronot’ itu ada 250 tapi difokuskan untuk rumah sakit saja karena yang menangani PDP,” ujar Ni Nyoman.
Ni Nyoman menambahkan, Januari sampai 4 Maret 2020, sudah ada tujuh orang yang dikembalikan dari 300 Orang Dalam Pemantauan (ODP). ODP ini diakui berpotensi terus meningkat untuk kedatangan orang baik di bandara dan pelabuhan.
“Tugas kami survei bersama puskesmas. Artinya tugas kami melacak kontak pressing-nya atau dengan siapa dia berhubungan. Kami mendapatkan mesin VCR, sudah ada di Litbangkes sedang di set up sehingga apabila ada ODP bisa dilakukan pemeriksaan di Papua tanpa harus membawa sampel darahnya ke Jakarta.”
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, menegaskan agar bandara dan pelabuhan dilakukan pengawasan secara ketat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
“Kami belum belum memiliki rumah sakit dan peralatan canggih sehingga sampel darah harus di kirim ke Jakarta untuk diperiksa. Kita berdoa supaya yang ada di RSUD Dok 2 ini bisa negatif dan seluruh warga di Kota Jayapura terhindari dari Covid-19, itu harapan kami,” jelas Tomi Mano. (*)
Editor: Kristianto Galuwo

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top