Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Rusia tolak peran AS dalam konflik Ukraina

Ilustrasi, peta Eropa Rusia, pixabay.com
Rusia tolak peran AS dalam konflik Ukraina 1 i Papua
Ilustrasi, peta Eropa Rusia, pixabay.com

Juru bicara pemerintah Rusia, Dmitry Peskov, menyatakan tidak ada dukungan untuk rencana keikutsertaan AS dalam format Normandy atau kelompok empat negara yaitu Rusia, Ukraina, Jerman, dan Prancis yang khusus menangani masalah di Ukraina Timur itu.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Moskow, Jubi – Pemerintah Rusia pada menolak rencana keterlibatan Amerika Serikat dalam pembicaraan terkait penyelesaian konflik antara pemerintah Ukraina dengan kelompok separatis pro-Rusia di bagian timur Ukraina.

Rusia tolak peran AS dalam konflik Ukraina 2 i Papua

Juru bicara pemerintah Rusia, Dmitry Peskov, menyatakan tidak ada dukungan untuk rencana keikutsertaan AS dalam format Normandy atau kelompok empat negara yaitu Rusia, Ukraina, Jerman, dan Prancis yang khusus menangani masalah di Ukraina Timur itu.

“Pandangan tentang AS yang pada akhirnya harus bergabung dengan format Normandy tidak mendapat dukungan,” ujar Peskov, selasa, (8/10/2019).

Baca juga : Kekuatan militer Rusia di perbatasan Ukraina meningkat

Rusia Tutup Wilayah Udaranya Untuk Penerbangan Ke Ukraina Menlu Rusia Berdialog Dengan Timpalannya Dari Jerman, AS Dan Ukraina

Loading...
;

Terobosan diplomatik pada pekan lalu berpotensi membuka kesempatan bagi negara-negara itu untuk melangsungkan pertemuan internasional yang bertujuan untuk mencari jalan keluar dari perselisihan tersebut.

Namun, Peskov juga menyebut bahwa AS masih bisa memanfaatkan pengaruhnya di Ukraina. Hal itu untuk merespon komentar Presiden Belarus Alexander Lukashenko yang menyebut konflik Ukraina tidak mungkin bisa diselesaikan tanpa campur tangan AS.

“Bagaimanapun, AS tentu saja bisa menggunakan pengaruhnya di pemerintahan Ukraina dalam rangka memastikan bahwa negara itu tetap mematuhi kewajiban di bawah Protokol Minsk sesegera mungkin,” kata Peskov yang merujuk perjanjian damai tahun 2015 itu. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top