Follow our news chanel

Previous
Next

Rusuh, demonstran anti-rasisme Portland Amerika gunakan bom api

Ilustrasi, pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Portland, Jubi – Demonstran anti-rasisme di Portland, Amerika Serikat, melempar batu dan bom molotov ke arah polisi, yang menghadapi mereka menggunakan gas air mata. Tercatat, pada Sabtu, (5/9/2020) malam polisi diturunkan untuk membubarkan massa. Sedankan seorang terluka pada aksi peringatan 100 hari demonstrasi di Kota Oregon untuk memprotes rasisme dan tindakan brutal polisi.

“Bom molotov dilempar ke arah petugas dan melukai satu warga,” kata polisi lewat Twitter dilansir Reuters pada Minggu, (6/9/2020).

Baca juga : Polisi kembali tembak mati pria kulit hitam 

Donald Trump bela pelaku penembakan kerusuhan Kenosha 

Korban penembakan polisi AS terancam lumpuh selamanya

Polisi menyebut terjadi tindak kekerasan yang terus menerus oleh demonstran di jalan Southeast Stark Street. Media lokal Oregonian melansir ada sekitar 400 demonstran yang berkumpul pada Sabtu malam waktu setempat. Polisi telah menangkap sejumlah orang namun tidak menjelaskan jumlahnya.

Loading...
;

Aksi demonstrasi Black Lives Matter terjadi di berbagai kota di Amerika Serikat pasca tewasnya pria kulit hitam George Floyd oleh polisi kulit putih, yang menindih leher belakang Floyd dengan dengkul saat penangkapan Minneapolis. Insiden ini berlanjut dengan tewasnya seorang pria kulit hitam bernama Jacob Blake, yang ditembak polisi tujuh kali pada bagian punggung di Wisconsin. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top