Follow our news chanel

Rutan Teluk Bintuni jadi pionir tes swab di UPT Pemasyarakatan Papua Barat

Papua
32 Pegawai rutan kelas II B Bintuni dan 47 warga binaan dinyatakan negatif Corona. (Jubi/humas kanwil kumham Papua Barat).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Bintuni, Jubi – Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Teluk Bintuni telah siap menghadapi new normal atau kenormalan baru di masa pandemi korona.

Ini dikatakan Kepala Kantor perwakilan Hukum dan Ham  Papua Barat, Anthonius Ayorbaba, setelah mendapatkan hasil pemeriksaan swab yang dilakukan pada Kamis 25 Juni lalu, terhadap 32 pegawai Rutan dan 47 warga binaan pemasyarakatan dengan hasil negatif.

“Dari hasil Pemeriksaan Laboratorium Covid-19 yang dilakukan di laboratorium klinik RSUD Teluk Bintuni menggunakan metode real-time PCR (Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction), dinyatakan bahwa 79 orang (32 pegawai) dan (47 warga binaan) dinyatakan Negatif Covid-19,” ujar Ayorbaba dalam rilis resminya, Senin (30/6/2020).

Dikatakan Ayorbaba, tes ini dilakukan untuk memastikan bahwa lingkungan Rutan Kelas IIB Bintuni steril dari penyebaran virus korona, serta sebagai salah satu langkah awal dalam menerapkan new normal, baik dari segi sumber daya manusia hingga sarana dan prasarana yang juga telah dipersiapkan.

“Sarana penunjang new normal yang disiapkan berupa bilik steril Covid-19, sarana cuci tangan untuk pengunjung dan pegawai, alat pengukur suhu badan (thermogun), alat pelindung diri (APD) serta ruang isolasi untuk tahanan baru. Tersedianya sarana dan prasarana Protokol Kesehatan ini wajib dilakukan secara disiplin dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ayorbaba mengatakan, di masa pandemi, Rutan Bintuni tetap menjamin kelancaran penyelenggaraan pelayanan publik, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengurangi kontak langsung dan mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan yang prima melalui Aplikasi SIRUBI dan sarana media daring lainnya.

“Kami juga berharap Kepala UPT bisa berkoordinasi dengan Pimpinan Daerah sehingga apa yang sudah dilakukan di Rutan Bintuni ini bisa dilakukan di Kabupaten/kota yang lainnya,” ujarnya.

Loading...
;

Sementara, Kepala Divisi Pemasyarakatan kanwil hukum dan Ham Papua Barat, Asep Sutandar, memberikan apresiasi atas hal positif yang menjadi bagian dari inovasi Rutan Bintuni karena melakukan tes tersebut, dan harusnya dilakukan juga oleh UPT Pemasyarakatan lainnya di Papua Barat.

“Ini (hasil Swab Test) akan mengantisipasi bilamana ada perintah secara langsung terkait dengan pelayanan kunjungan tentu Rutan Bintuni sudah lebih siap,” kata Asep.

Diketahui, Rutan Bintuni adalah UPT Pemasyarakatan pertama yang melakukan Swab Test, sedangkan di Lapas Manokwari dan Lapas Sorong baru melakukan Rapid Test bagi tahanan baru di kedua Lapas. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top