Follow our news chanel

Previous
Next

Sakit saat pleno, petugas PPS di Urumb dilarikan ke Puskesmas Sidomulyo

Ketua KPU Merauke, Theresia Maria Mahuze, bersama sejumlah komisioner KPU – Jubi/Frans L Kobun
Sakit saat pleno, petugas PPS di Urumb dilarikan ke Puskesmas Sidomulyo 1 i Papua
Ketua KPU Merauke, Theresia Maria Mahuze, bersama sejumlah komisioner KPU – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Seorang petugas panitia pemungutan suara (PPS) di Kampung Urumb, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke mendadak sakit maag dan langsung dilarikan ke Puskesmas Sidomulyo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dari tenaga medis.

“Tadi malam saya mendapatkan laporan seperti demikian. Hanya saja, tak disebutkan identitas petugas PPS yang sakit itu. Tetapi jelasnya dari Kampung Urumb,” ungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke, Theresia Maria Mahuze, kepada wartawan, Rabu (24/4/2019).

Dikatakan, petugas PPS mengeluh sakit maag saat sedang berlangsung penghitungan surat suara di TPS. Kegiatan penghitungan dihentikan sementara waktu. Belum ada laporan apakah sudah berlangsung kembali penghitungan atau belum.

Dikatakan, dari kunjungan ke sejumlah distrik dan kampung, ditemukan banyak petugas mengalami kelelahan. Karena siang malam selama 2-3 hari, melakukan proses penghitungan surat suara.

Melihat kondisi demikian, jelas Theresia, pihaknya telah melayangkan surat ke Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, minta ada utusan tenaga medis melakukan keliling melihat di tempat-tempat yang sedang melakukan penghitungan surat suara.

“Suratnya sudah kami kirim kemarin dan kemungkinan telah diterima Kepala Dinkes Merauke, dr. Adolf Bolang, untuk bisa segera ditindaklanjuti,” katanya.

Loading...
;

Ditanya apakah ada biaya pengobatan yang dialokasikan KPU Merauke untuk petugas yang sakit, Theresia mengaku tidak ada.

“Memang tak ada anggaran, semestinya ini menjadi catatan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Merauke,” katanya.

Anggota KPU lainnya, Muhar Zein, membenarkan kalau petugas PPS di kampung-kampung bekerja siang malam saat pencoblosan hingga penghitungan surat suara. Dengan demikian,  mereka mengalami kelelahan.

“Ya, itulah realita yang kami temukan di lapangan saat melakukan pemantaun ketika penghitungan surat suara berlangsung,” ujarnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top