Follow our news chanel

Previous
Next

Saksi sebut penembakan atas perintah Kapolsek Tigi

Papua No. 1 News Portal I Jubi:

Deiyai, Jubi – Terjadinya penembakan brutal terhadap belasan warga di Kampung Oneibo, Deiyai, yang menewaskan Yulianus Pigai, karena terkena peluru kaliber PIN 5,56 bersama empat korban lainnya yang dirujuk ke RSUD Nabire, diduga merupakan perintah dari Kapolsek Tigi, N. Raini.

Menurut saksi, NP, Kapolsek Tigi membawa personel kepolisian dan Brimob ke tempat kejadian atas panggilan pimpinan PT. Putra Dewa Paniai.

“Yang datang waktu itu Kapolsek Tigi, Raini, dengan anggotanya bersama Brimob. Setelah tiba Kapolsek perintahkan tembak. Saya lihat dan saksikan sendiri,” ungkap NP, seorang saksi mata kepada Jubi di Waghete, Jumat, (4/8/2017). 

Setelah diperintahkan, menurut dia, bunyi letusan senjata berentetan sehingga warga banyak yang terkena tembakan.

“Waduh, saat itu bunyi senjata macam air yang mengalir. Sangat lancar dan kencang,” katanya.

“Mereka ukur itu pas-pas laki-laki, terutama anak-anak muda. Tembaknya bukan ke arah langit, tapi lurus ke orang. Jadi, terjadi itu murni Kapolsek. Kalau dia tidak perintah mana mungkin anak buahnya lakukan penembakan. Jadi, kematian Yulianus dan beberapa orang yang luka-luka ini merupakan bukti perintah dari si Raini,” tutur NP.

Loading...
;

Yopi Douw, tokoh pemuda Deiyai menegaskan, segera pidanakan pimpinan Polsek Tigi sesuai kode etik kepolisian dan aturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.

“Kapolsek Tigi harus tanggung jawab nyawa adik Yulianus Pigai. Dia harus dicopot dari jabatan dan masukkan ke dalam penjara seumur hidup sesuai dengan fakta yang terjadi,” tegas Yopi.

Ia menambahkan, pihaknya memiliki bukti foto saat terjadi  tindak kekerasan di tempat kejadian, sehingga tidak perlu banyak alasan untuk mengulur-ulur waktu dalam proses hukum.

Terpisah, Pastor Dekan Dekenat Paniai, Pater Marthen E. Kuayo menegaskan, siapa pun dia yang menjadi pelaku, nuraninya akan "mendidih" seumur hidup.

“Kalau tidak sampai pengadilan pun, nuraninya akan mendidih terus menerus, bahkan terjadi kekacauan karena tidak berhati-hati dalam penanganan masalah di tengah masyakat,” katanya seraya mengutuk keras pelaku penembakan tersebut. (*)     

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top