HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Salah satu SMK di Jayapura akan menjadi proyek percontohan pengajaran oleh PLN

Foto ilustrasi, SMK 3 Jayapura, Papua. -Dok SMKN3
Salah satu SMK di Jayapura akan menjadi proyek percontohan pengajaran oleh PLN 1 i Papua
Foto ilustrasi, SMKN 3 Jayapura, Papua. -Dok SMKN 3 Jayapura

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – PT PLN Jayapura akan memilih salah satu Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK di Kota Jayapura untuk menjalankan proyek percontohan pendidikan jurusan ketenagalistrikan yang melibatkan tenaga ahli PLN. Rencana itu disampaikan Manager PT PLN Area Jayapura John Semuel Yarangga di Jayapura, Selasa (18/2/2020).

John Semuel Yarangga menyatakan kerjasama PT PLN dengan Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua akan memperbaiki kurikulum SMK di Papua agar sesuai dengan perkembangan industri ketenagalistrikan. “Kami berharap program itu dapat berhasil dan berkontribusi dalam memperbaiki kurikulum sekolah [agar] sesuai dengan industri PLN,” ujar Yarangga usai bertemu Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Papua, Christian Sohilait.

Salah satu SMK di Jayapura akan menjadi proyek percontohan pengajaran oleh PLN 2 i Papua

Yarangga menyatakan setiap tahun selalu ada siswa SMK yang magang di PLN. Setelah menjalankan proyek percontohan pendidikan jurusan ketenagalistrikan yang melibatkan tenaga ahli PLN berjalan, para peserta magang akan dilengkapi dengan sertifkasi. Menurutnya, minat praktik di bidang ketenagalistrikan sangat tinggi.

Menyoal guru yang akan mengajar nanti, Yarangga menyatakan setiap guru diharuskan meningkatkan kompetensinya dulu agar sesuai standar yang dimiliki PLN. Dengan demikian, para guru mengajar di sekolah sudah tahu apa yang harus diajarkan kepada siswa jurusan kelistrikan.

“Yang jelas proses pembelajaran dari program ini disesuaikan dengan kurikulum yang telah melalui proses sinkronisasi. Di dalam kurikulum tersebut telah diatur jumlah jam pelajaran untuk materi umum sekolah, materi industri, dan kegiatan magang di unit Operasional PLN,” ujarnya.

Suharto, staf PLN Pusat Pendidikan dan Pelatihan mengatakan saat ini masih banyak lulusan SMK yang menganggur. Hal itu yang membuat pihaknya berkeinginan menyiapkan SDM yang handal dan mampu bersaing.

Suharto menjelaskan proyek percontohan itu nantinya akan melibatkan 36 orang siswa dan 12 guru. “Jadi untuk Papua ada satu SMK yang jadi pilot project, dengan 36 siswa dan 12 guru. Kalau sinkronisasi kurikulum dan materi pembelajaran sudah beres. Karena kami sudah punya, tinggal di pakai untuk pembelajaran di kelas. Untuk guru tidak harus dari satu SMK saja, guru SMK lain punya kesempatan yang sama untuk dilatih peningkatannya, asalkan memiliki jurusan kelistrikan di sekolah,” katanya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top