Follow our news chanel

Sampah kiriman ancam luapan kali Ciliwung

Sampah kiriman ancam luapan kali Ciliwung 1 i Papua
Ilustrasi sampah sungai, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi  – Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Jafar Mukhlisin mengatakan telah mengerahkan 100 petugas kebersihan untuk mengangkut sampah-sampah kiriman yang menutup pintu air Manggarai.  Sampah kiriman tersebut sudah menyumbat pintu air Manggarai sejak tiga hari lalu, dan mengancam luapan kali Ciliwung

“Saya kerahkan 100 petugas kebersihan untuk mengangkut sampah-sampah kiriman, biasanya cuma 15 orang,” ujar Mukhlisin, saat ditemui di pintu air Manggarai, Jum’at, (26/4/2019).

Berita terkait  : Belum ada sanksi untuk pembuang sampah di pantai dan sungai Nabire

Berani buang sampah di sungai, akan dapat sanksi berat

Forkot: Sungai bukan tempat sampah 

Menurut Mukhlisin tambahan 85 orang petugas tersebut diambil dari lokasi lain yang dipekerjakan sejak pukul 6.00 WIB.

Loading...
;

“Kami membagi petugas meliputi operator alat berat, petugas lapangan yang membenahi sampah-sampah yang tercecer, dan supir-supir truk dan kenek truk,” kata Mukhlisin, menjelaskan.

Sampah yang menyumbat pintu air Manggarai menghambat laju air kali Ciliwung yang mengakibatkan kenaikan air di sepanjang Sungai Ciliwung.  Sampah itu kiriman dari Bogor akibat hujan yang terjadi sejak tiga hari lalu.

Tercatat kedalaman air di Manggarai sudah mencapai 850 centi meter, padahal biasanya ketinggian air hanya sekitar 700 hingga 720 centi meter. Sedangkan sampah yang diangkut oleh petugas bisa mencapai 100 truk setiap hari

Ketinggian Sungai Ciliwung saat ini memasuki siaga dua, Mukhlisin mengimbau agar warga yang berada di bantaran seperti, Kampung Melayu, Manggarai, Bukit Duri, Kebon Baru, untuk meninggalkan tempat tinggalnya.

“Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah Bogor terkait bagaimana masyarakat Bogor bisa membuang sampah secara disiplin,” katanya.

Baca juga : Warga Jayapura diminta mulai memilah sampah rumah tangga

Setiap hari lima ton sampah masuk ke Danau Sentarum

Atasi banjir, Pemkot akan keruk dan tertibkan warga di bantaran sungai

Ia berharap semoga dengan adanya pemberitaan sampah yang menyebabkan banjir ini bisa membuka pikiran masyarakat untuk lebih tertib dalam membuang sampah.  Informasi itu sudah disebar di media sosial, media cetak, televisi, bahkan Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor juga sudah melakukan sosialisasi kepada warganya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top