Follow our news chanel

Previous
Next

Sampah masih jadi masalah klasik di lokasi wisata

Papua
Destinasi wisata Kali Bak di Kampung Harapan, Nolokla, Asey Kecil, Kabupaten Jayapura yang mulai dibenahi – Jubi/Yance Wenda.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, JubiKebersihan lingkungan masih menjadi persoalan klasik di sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Jayapura. Larangan dan penyediaan tempat pembuangan sampah ternyata tidak banyak membantu dalam menggugah kepedulian pengunjung terhadap kebersihan di lokasi wisata.

“Setiap kali pengunjung mau masuk (ke lokasi wisata) selalu kami ingatkan untuk membuang sampah pada tempat (yang telah disediakan). Namun, kesadaran mereka masih sangat kurang,” keluh Pengelola Lokasi Wisata Kalibak Edward Katunggum, Senin (21/9/2020).

Kalibak merupakan lokasi wisata pemandian umum di Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Katunggum tidak pernah bosan mengingatkan para pengunjung agar bersama-sama menjaga kebersihan di lokasi wisata tersebut, tetapi masih banyak membandel.

“Kami masih saja menemukan botol minuman keras, dan air mineral bahkan tali perut (usus) ayam. Mereka membuangnya ke air sewaktu mandi,” kata Katunggum.

Kondisi serupa juga terjadi di lokasi wisata alam Bukit Tungkuwiri di Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu. Walaupun telah tersedia tempat sampah, pengunjung masih tetap seenaknya membuang sampah.

“Seharusnya tidak perlu lagi ada papan pengumuman (tentang larangan membuang sampah sembarangan). Jika pengunjung sadar, mereka bisa membuang sampah di kantong, dan kemudian memberikannya kepada petugas jaga untuk dibuang pada tempatnya,” kata Pengelola Lokasi Wisata Bukit Tungkuwiri Kosmas Abineno.

Tumpukan atau sampah yang berserakan sudah pasti mengganggu kenyamanan pengunjung dalam menikmati suasana plesiran. Mereka juga tidak bisa mengabadikan kenangan tersebut melalui kamera.

Loading...
;

“Kalau sampah berhamburan, bagaimana orang mau berfoto dan menikmati keindahan (alam). Mereka pasti malas (tidak betah) berlama-lama sehingga bergegas pulang (meninggalkan lokasi wisata),” kata Abineno. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top