Follow our news chanel

SAR Manokwari imbau nelayan utamakan keselamatan saat melaut

papua, nelayan manokwaro, SAR, keselamatan melaut
Kepala kantor SAR Manokwari, George Leo M.Randang (kanan) bersama Kapolres Dadang Kurniawan (kiri). (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No.1 News Portal

Manokwari, Jubi – Kantor pencarian dan pertolongan (SAR) Manokwari Papua Barat, mencatat sepanjang tahun 2020, kerap terjadi peristiwa orang hilang di perairan laut Manokwari dan wilayah hutan bakau di Kabupaten Teluk Bintuni. Nelayan diimbau utamakan keselamatan saat melaut.

Kepala kantor pencarian dan pertolongan SAR Manokwari, George Leo M.Randang, mengatakan peristiwa orang hilang di perairan Manokwari didominasi oleh nelayan. Sementara di daerah hutan Bintuni, pun didominasi oleh warga yang melakukan perburuan dan pemancingan.

“Catatan kami, tahun ini jumlah laporan orang hilang di perairan Manokwari rata-rata korbannya nelayan, tapi juga laporan orang hilang di hutan bakau di wilayah kabupaten Teluk Bintuni,” kata Leo kepada wartawan di Manokwari, Rabu (21/10/2020).

Nelayan lokal Manokwari sering hilang kontak, kata Leo, karena minim terapkan standar keselamatan saat berlayar [melaut], bahkan sebagian di antaranya diterpa cuaca ekstrim.

“Nelayan kita di sini belum semuanya terapkan standar keselamatan (safety) saat melaut. Mereka juga tidak mengikuti perkembangan prakiraan cuaca oleh BMKG sebelum putuskan melaut,” katanya.

Dia pun berharap, nelayan Manokwari maupun warga pesisir yang melakukan aktivitas di perairan Manokwari wajib utamakan keselamatan dengan menyiapkan sarana life jacket, dan ikuti perkembangan harian cuaca yang bersumber dari situs/laporan resmi BMKG.

M.Hairul, bidang humas kantor SAR Manokwari melaporkan, total operasi SAR tahun ini [Januari- September 2020), dari 11 operasi SAR untuk kecelakaan kapal di perairan Manokwari, jumlah korban tercatat sebanyak 57 orang. Rinciannya, 55 orang selamat, 1 orang meninggal dan 1 orang hilang (tidak ditemukan).

Loading...
;

Dia juga melaporkan, untuk operasi kondisi membahayakan jiwa, terdapat 9 kejadian dengan 10 korban, dengan rincian 6 orang selamat dan 4 orang meninggal dunia.

“Untuk operasi SAR saat bencana ada 3 kejadian dimana 144 korban dalam keadaan selamat,” katanya .

Senada, Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniwan, mengatakan persolen Pol Air Polres Manokwari yang terlibat sebagai potensi SAR akan turut berikan pemahaman kepada nelayan dan warga pesisir Manokwari lewat patroli perairan.

“Personel Pol Air Polres Manokwari selait terlibat aktif dalam potensi SAR, dalam kegiatan patroli rutin di perairan pun, anggota kami akan beri pemahaman kepada nelayan agar utamakan keselamatan saat melaut,” kata Dadang. (*).

Editor: Syam Terrajana

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top