HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Satgas Covid-19 dinilai perlu mengumumkan jumlah pasien OAP

Infografis perkembangan pandemi Covid-19 di Papua hingga 25 April 2020. – Satgas Covid-19 Papua
Satgas Covid-19 dinilai perlu mengumumkan jumlah pasien OAP 1 i Papua
Infografis perkembangan pandemi Covid-19 di Papua hingga 25 April 2020. – Satgas Covid-19 Papua.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Makassar, Jubi – Satuan tugas atau Satgas penanganan Covid-19 Papua dan kabupaten/kota, dinilai perlu mengumumkan secara rinci jumlah orang asli Papua di setiap kabupaten/kota yang positif Covid-19 atau terpapar virus corona.

Pernyataan itu dikatakan Ketua Komisi bidang kesehatan DPR Papua, Timiles Jikwa melalui panggilan teleponnya, Minggu (26/4/2020).

Satgas Covid-19 dinilai perlu mengumumkan jumlah pasien OAP 2 i Papua

Menurutnya, tak masalah menyampaikan rincian jumlah orang asli Papua yang positif corona di setiap kabupaten/kota, agar masyarakat asli Papua lebih waspada menjaga diri.

Katanya, tidak masalah menyampaikan kepada publik jumlah asal daerah pasien orang asli Papua yang positif corona, selama tidak menyebutkan namanya.

Jika menyebutkan nama, dikhawatirkan pasien dan keluarganya akan mendapat perlakuan diskriminasi di kalangan masyarakat, terutama dari warga sekitar tempat tinggalnya.

“Saya pikir perlu [menyampaikan data jumlah orang asli Papua di setiap kabupaten/kota], agar orang asli Papua lebih menjaga diri, dan benar-benar memahami kalau siapa saja dapat terpapar virus ini [corona],” kata Timiles Jikwa.

Katanya, untuk orang asli Papua yang ada di wilayah perkotaan, perlahan mereka sudah dapat memahami bahaya pandemi korona, karena mendapat informasi yang cukup memadai.

Akan tetapi masyakarat asli Papua yang ada di kampung-kampung diduga masih banyak yang belum benar-benar memahami proses penyebaran pandemi corona.

Bahkan tidak menutup kemungkinan ada di antara masyarakat di kampung beranggapan, hanya orang-orang tertentu yang dapat terpapar corona.

“Sebenarnya di sinilah peran para tokoh masyarakat dan tokoh adat di setiap kampung, memberikan pemahaman kepada masyarakatnya, bagaimana penyebaran dan bahaya corona,” ujarnya.

Kata Jikwa, upaya memutus mata rantai penyebaran corona tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, Satgas penanganan Covid-19 dan tim kesehatan. Akan tetapi dibutuhkan kerjasama berbagai pihak, termasuk masyarakat sendiri.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule mengatakan hingga Sabtu malam (25/4/2020), jumlah pasien positif korona di Papua mencapai 137 kasus.

Sebanyak 92 pasien dalam perawatan, 38 pasien dinyatakan sembuh, dan tujuh pasien meninggal dunia.

Sementara jumlah orang dalam pemantauan atau ODP di Papua hingga Sabtu malam, mencapai 3.881 orang dari jumlah semula sebanyak 3.885 ODP.

“Untuk ODP ada penambahan 140 orang dari jumlah sebelumnya. Dari sisi kesehatan publik, penambahan ODP ini menunjukkan petugas kesehatan menemukan sedini mungkin [kemungkinan adanya penyebaran baru] dan sudah melakukan rapid test,” kata dr. Silwanus Sumule.

Akan tetapi lanjut dr. Silwanus Sumule, penambahan ODP itu, juga menggambarkan masyarakat Papua belum sepenuhnya melaksanakan pembatasan sosial dan menjaga jarak aman atau physical distancing. (*)

Editor: Edho Sinaga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.