Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Satgas Covid-19 Paniai pantau 8 ODP, warga diminta tidak panik

Satgas pencegahan Covid-19 Paniai sedang memeriksa suhu tubuh di halaman RSUD Paniai – Jubi/Abeth You

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Paniai, Jubi – Satu pekan kemarin, satuan tugas (satgas) pencegahan virus Corona atau Covid-19 Kabupaten Paniai yang dibentuk Bupati Paniai, Meki Nawipa, telah menemukan delapan warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Juru bicara satgas Covid-19 Paniai, dr. Laswan, mengatakan pihaknya tengah tangani delapan warga yang datang dari Makassar, Denpasar, dan Jayapura.

“ODP ada delapan, dan mereka ini sedang ditangani oleh tim dari satgas pencegahan virus Corona,” ujar dr. Laswan ketika dikonfirmasi Jubi per telepon seluler, Rabu (25/3/2020).

Menurut dia, kedelapan orang itu baru datang dari luar Paniai yakni Makassar, Denpasar, dan Jayapura.

“Delapan ODP diberikan obat sesuai gejala dan diberikan nasehat PHBS, makan dan minum dengan baik. Jadi sementara mereka sedang isolasi di rumah,” ungkapnya.

Ia mengaku sejauh ini pihaknya belum ada data pasien dalam pengawasan (PDP).

Loading...
;

Sekretaris Dinas Kesehatan Paniai, dr. Agus, mengatakan dua posko Satgas di halaman Dinkes dan RSUD Pania sedang melakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan termal scanner, pengisian formulir deteksi dini, penyemprotan cairan desinfektan untuk seluruh kendaraan termasuk truk.

“Puji Tuhan, hasilnya sementara masih normal dan belum ada yang risiko tinggi,” kata Agus.

Selain itu, kata dia, penyemprotan di Polres Paniai termasuk sel polisi, ATM, tempat parkir, RSUD, Dinkes, OPD, dan pemukiman warga.

“Sosialisasi dan imbauan Bupati Paniai tentang Covid-19 terus menerus kami gencarkan di pelabuhan serta pemasangan baliho, spanduk, dan poster,” katanya.

Terkait kesiapan di RSUD Paniai, menurut dia, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi, sementara alat Hepafilter dan filter sinar Ultraviolet sudah dipesan 3 set.

“Alat pelindung diri sudah dipesan 95 buah. Masker N95 100 buah. Masker bedah dan Handscoen, dan brankar tertutup,” ujarnya.

Agus minta masyarakat tetap tenang dan waspada tapi tidak boleh panik. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top