Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Satgas rilis data terbaru Covid-19 dari Manokwari

dr.Nurmawati, anggota Satgas Covid-19 Papua Barat, saat menyampaikan data hasil pemantauan dugaan penyebaran Covid-19 di Papua Barat. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).
Satgas rilis data terbaru Covid-19 dari Manokwari 1 i Papua
dr.Nurmawati, anggota Satgas Covid-19 Papua Barat, saat menyampaikan data hasil pemantauan dugaan penyebaran Covid-19 di Papua Barat. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Satgas Covid-19 Papua Barat menyampaikan data terbaru secara umum, Papua Barat dalam kondisi aman, karena belum ditemukannya warga dengan status suspect Corona.

Meski di kota Sorong, dua sampel Pasien Dalam Pengawasan (PDP) telah dikirim untuk dilakukan uji laboratorium.

Satgas rilis data terbaru Covid-19 dari Manokwari 2 i Papua

“Sampai saat ini, data terbaru per 17 Maret, kami masih menunggu hasil uji lab untuk dua sampel PDM di Sorong,” kata dr.Nurmawati, anggota satgas Covid-19 Papua Barat, Rabu (18/3/2020).

Sementara di Manokwari, kata Nurmawati, dari 27 Orang Dalam Pengawasan (ODP), 26 diantaranya telah menyelesaikan masa karantina mandiri dan telah dinyatakan selesai [bebas]. Satu diantaranya masih dalam tahap karantina, dan dalam waktu dekat sudah bisa dinyatakan bebas.

“Satu ODP di Manokwari, berangsur membaik, suhu tubuhnya rata-rata normal (26 derajat), namun sesuai protap, maka orang tersebut harus menyelesaikan 14 hari karantina,” katanya.

Dia menambahkan, bahwa laporan yang diterima dari Wondama, dua orang di masih berstatus ODP, dan tentunya akan dilakukan pemantauan rutin selama 14 hari masa karantina.

Loading...
;

Warga Manokwari dan Wondama tak perlu panik, karena status ODP adalah orang yang berkunjung ke daerah terjangkit dan saat kembali ke daerah asal memiliki keluhan ringan seperti batuk, demam atau sakit menelan, sehingga di dilakukan pemantauan selama 14 hari.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan, mengimbau, agar masyarakat di Papua Barat tak mudah percaya dengan informasi sepihak tentang virus Corona yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Sama-sama kita jaga kesehatan, saling mengingatkan itu penting tapi jangan sampai masyarakat panik dengan informasi corona virus di media sosial atau cerita-cerita orang,” katanya. (*)

Editor: Edho Sinaga

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top