Follow our news chanel

Previous
Next

Satu kecamatan ini gelap gulita saat erupsi Gunung Sinabung

Papua
Erupsi gunung api, pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Medan, Jubi – Sejumlah kecamatan di Kabupaten Karo pun diselimuti abu vulkanik Gunung Sinabung yang kembali erupsi dengan tinggi kolom abu setinggi 5 ribu meter dari puncak sekitar pukul 10.16 WIB, Senin (10/8/2020) siang tadi. Bahkan Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo gelap gulita karena tertutup abu dari Gunung Sinabung.

“Kondisi Kecamatan Naman Teran hingga saat ini gelap gulita, karena abu vulkaniknya hingga saat ini masih berlangsung,” kata Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Armen, (10/8/2020).

Baca juga : Sabtu pagi tadi Anak Krakatau mengalami erupsi delapan kali

Merapi erupsi dengan tinggi kolom 6 km, hujan abu hingga Solo

Gunung Merapi erupsi setinggi 2 Km dari puncak

Armen mengatakan Kecamatan Merdeka juga terdampak abu vulkanik cukup tebal. Sementara Berastagi diselimuti abu vulkanik, namun tak sampai membuat langit kecamatan itu gelap.

Loading...
;

“Untuk Kecamatan Berastagi tidak terlalu gelap. Tapi yang pasti saat ini masih terjadi hujan abu yang cukup tebal,” ujar Armen menambahkan.

Lebih lanjut, Armen mengimbau masyarakat dan wisatawan tak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, lokasi di dalam radius 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur dan 4 km untuk sektor timur-utara.

“Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik,” ujar Armen menjelaskan.

Armen juga meminta masyarakat mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar. Gunung Sinabung berstatus level III atau Siaga sejak 20 Mei 2019 dan terakhir kali erupsi pada Juni 2019.

Sebelumnya, gunung tersebut erupsi dengan tinggi kolom abu sejauh 2.000 meter sekitar pukul 01.58 WIB pada Sabtu 8 Agustus lalu. Erupsi kembali terjadi pada sore hari yang sama dengan ketinggian 1.000 meter dari puncak.

Personel TNI dan Polri pun telah melakukan patroli keamanan di wilayah Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, agar masyarakat dan petani tidak lagi memasuki kawasan zona merah. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top