Follow our news chanel

Previous
Next

Satu kelurahan ini bakal dihilangkan akibatkan bencana likuefaksi

Ilustrasi reruntuhan gempa, dok/Jubi
Satu kelurahan ini bakal dihilangkan akibatkan bencana likuefaksi 1 i Papua
Ilustrasi reruntuhan gempa, dok/Jubi

Kelurahan Petobo menjadi kawasan terparah diluluhkantahkan likuefaksi pada tahun 2018

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Palu, Jubi –  Sebuah Kelurahan Petobo di Kota Palu , Provinsi Sulteng yang hancur akibat bencana likuefaksi pada 2018, kemungkinan besar akan dihilangkan. Pemerintah daerah setempat menyebut warganya sudah tidak ada yang tinggal di kelurahan itu dan akan direlokasi ke kawasan hunian tetap.

“Wilayah Kelurahan Petobo sudah tidak layak menjadi kawasan permukiman penduduk meski sejumlah lokasi di kelurahan tersebut tidak terkena likuefaksi,” kata Wali Kota Palu, Hidayat, Saat rapat evaluasi percepatan pembangunan huntap relokasi di Kota Palu dan Kabupaten Sigi pascabencana 2018, Rabu (15/1/2020) kemarin.

Baca juga : Pemkab Sigi kecewa Kementerian PUPR tak perbaiki perkantoran

Ini sejumlah hasil kongres korban bencana Pasigala

Prancis bantu pemulihan ekonomi nelayan dan pesisir Sulteng

Loading...
;

Menurut Hidayat, pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait serta pemerintah daerah terdampak bencana 2018 di Sulteng telah menetapkan Kelurahan Petobo dalam peta rawan bencana sebagai zona merah likuefaksi atau berpotensi tinggi dilanda likuefaksi kembali, sehingga tidak boleh ditinggali.

“Saat ini kami juga sudah memerintahkan camat dan lurah untuk mendata siapa saja warga yang berdomisili di Petobo yang ingin pindah ke hunian tetap atau tetap dibangunkan rumah di atas tanahnya di sana,” ujar Hidayat menambahkan.

Meski ia mengaku tidak bisa memaksa pindah segelintir orang yang bersikeras tetap ingin tinggal di atas tanah miliknya yang merupakan bekas likuefaksi itu. Namun Pemkot Palu sudah memberikan imbauan dan peringatan kepada mereka.

“Saya sudah koordinasi dengan Kementerian PUPR dan kalau memang ada yang punya lahan di sana akan dibangunkan hunian di situ. Sementara jalan pendataan sudah ada 55 jiwa yang ingin dibangunkan,” katanya.

Tercatat Kelurahan Petobo menjadi kawasan terparah diluluhkantahkan likuefaksi pada tahun 2018. Ribuan jiwa meninggal akibat bencana di kawasan seluas sekitar 180 hektare tersebut. Sedangkan puluhan ribu jiwa yang tinggal di belasan ribu rumah di sana terpaksa harus pindah karena tempat tinggal mereka hancur dan tidak layak huni lagi. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top