Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Satu lagi sampel darah pasien terduga corona dikirim ke Jakarta

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita, memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan – Jubi/Frans L Kobun
Satu lagi sampel darah pasien terduga corona dikirim ke Jakarta 1 i Papua
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita, memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita, mengatakan sampel darah pasien terduga corona berjenis kelamin laki-laki (52) yang masuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke beberapa hari lalu, telah dikirim ke Jakarta, Kamis (19/3/2020) tadi pagi melalui penerbangan pesawat Garuda.

“Betul, tadi pagi telah diantar ke Bandara Mopah  sekaligus dikirim melalui pesawat Garuda,” ujar Nevil, yang dihubungi Jubi melalui telpon selulernya, Kamis (19/3/2020).

Satu lagi sampel darah pasien terduga corona dikirim ke Jakarta 2 i Papua

Proses pengiriman, lanjut Nevil, tak mengalami kesulitan karena disertai material safety data sheet (MSDS) atau lembar data keselamatan bahan yang mengandung informasi mengenai sifat-sifat suatu bahan yang dikeluarkan RSUD Merauke.

Nantinya, menurut dia, sampel itu akan diantar ke Laboratorium Kesehatan (Labkes) Kemenskes di Jakarta untuk diuji. Hasilnya akan disampaikan dua atau tiga hari ke depan.

Ditanya tentang hasil sampel pasien terduga corona yang dirawat sejak 11 Maret 2020, Nevil mengaku belum ada informasi dari Laboratorium Kesehatan (Labkes) Jakarta.

“Ya, memang sejak  dua hari lalu, Selasa 17 Maret, sampel darahnya telah dikirim ke Labfor. Tetapi belum ada informasi lanjutan yang diterima. Jadi kita tunggu saja. Kalau sudah ada kepastian, akan saya sampaikan secara resmi,” ujarnya.

Loading...
;

Sementara itu, Kepala Badan Perbatasan Kabupaten Merauke, Elyas Mite, mengatakan sejak beberapa hari lalu, pintu masuk di sejumlah titik di daerah perbatasan RI-PNG ditutup sementara waktu.

“Betul, sudah ada surat yang dikeluarkan Wakil Bupati Merauke, Sularso, terkait larangan untuk sejumlah titik di daerah perbatasan RI-PNG dikunjungi warga dari negara tetangga,” ujarnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top