HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Satu Pasien dalam Pengawasan Corona dirawat di Biak, warga diminta tenang

Ilustrasi Pandemi Covid-19 - Pixabay.com.
Foto ilustrasi. – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mengumumkan ada satu Pasien dalam Pengawasan atau PDP Corona yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Biak. Meski dalam pengawasan, pasien itu belum tentu terinfeksi Corona, dan telah menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit. Warga Biak Numfor diimbau tetap tenang dan menunggu informasi lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Biak.

Pengumuman itu disampaikan dalam siaran pers yang diterima redaksi Jubi pada Senin (16/3/2020). Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap melalui siaran pers itu menyatakan PDP yang tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Biak seorang warga Bandung, Jawa Barat. Naap menyatakan langkah penanganan telah dilakukan petugas medis RSUD Biak.

Naap menegaskan, PDP yang tengah dirawat itu belum tentu terinfeksi Corona. Untuk memastikannya, sampel PDP itu harus diuji di laboratorium di Jakarta. Menurut Naap, pihaknya telah menggelar rapat terbatas dengan berbagai instansi terkait pada Senin, untuk membahas penanganan dan pencegahan wabah Corona di Biak Numfor.

“Intinya pemerintah daerah telah bergerak cepat, dan sebelumnya sudah ada dilakukan himbauan. Bahkan tim sudah dibentuk melakukan perbagai pengawasan,” kata Naap sebagaimana dikutip dari siaran pers itu.

Direktur RSUD Biak, Dr Ricardo Mayor M Kes menambahkan PDP yang tengah dirawat di rumah sakitnya itu adalah penumpang kapal laut dari Jakarta. Penumpang itu turun di Biak pada Kamis (12/3/2020).

“Pasien itu berangkat menggunakan kapal laut dari Jakarta menuju Biak menggunakan KM Ciremai, dan tiba tanggal 12 Maret. Tadi malam masuk di UGD sekitar jam 18.30 WIT, lalu dilakukan penanganan. Disimpulkan sementara, bahwa pasien itu perlu dalam pengawasan,” kata Mayor dalam siaran pers Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

Loading...
;

Mayor menyatakan PDP yang tengah dirawat di rumah sakitnya itu mengalami gejala klinis yang menyerupai gejala klinis orang yang terinfeksi Corona. Namun Mayor menegaskan, kepastian apakah PDP itu terinfeksi Corona harus dilakukan melalui uji laboratorium. “Untuk memastikan itu positif terinfeksi Covid-19 atau tidak harus melalui uji laboratorium, dan sampelnya akan dikirim ke Jakarta,” ujar Mayor. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa