Satu tertembak dan 48 warga ditangkap di Yahukimo

papua
Foto ilustrasi, demonstrasi warga Yahukimo, Papua, pada Senin (16/8/2021) yang menuntut pembebasan Victor Yeimo. - Jubi/Piter Lokon
Papua No. 1 News Portal | Jubi

Dekai, Jubi – Satu warga sipil tertembak dan 48 aktivis pada aksi damai pembebasan Victor Yeimo di di Kota Dekai, Yahukimo Papua, Senin (16/07/2021).

Ferius Asso (24 tahun) tertembak di perut pada pukul 10.24 WP, saat mengikuti aksi damai di di ruko blok A, kota Dekai. Penembakan terjadi saat BKO Brimob Polda Papua dan kepolisian Polres Yahukimo mencoba membubarkan aksi damai tersebut.

Sedang, ratusan massa aksi dibubarkan dan 48 orang ditangkap saat melakukan berorasi politik di pemukiman Jalur I dan ruko blok A, kota Dekai ibukota kabupaten Yahukimo. Ke-48 orang itu lalu dibawa ke Polres Yahukimo oleh aparat BKO Brigade Mobil (Brimob) Polda Papua dan kepolisian resort (Polres) Yahukimo.

“Sebagai kewajiban kami sudah masukan surat izin ke Polres Yahukimo namun [masih ada] penangkapan dan penembakan berarti tindakan negara Indonesia masih rasis dan masih menjaga rasisme subur di tanah Papua. [Bahkan] pemimpin kami hari ini adalah korban rasisme,” kata koordinator lapangan aksi damai, Ruben Wakla

Aksi hari ini juga memperingati 3 tahun aksi rasisme yang terjadi di Kota Surabaya pada 16 Agustus 2019, serta memperingati hari New York Agreement 1961.

“Pemimpin kami hari ini adalah korban rasisme. Dan hari ini juga ketua KNPB dapat pukul di Jayapura maka rasisme itu juga masih subur [terhadap orang Papua] maka kami mendesak dunia internasional melihat hal ini jeli dan mendukung kami bersolidaritas untuk pembebasan Victor Yeimo dan Kebebasan Bangsa Papua yaitu penentuan nasib sendiri,” tegasnya.

Baca juga: Datangi Kejati, DPR Papua pastikan pemenuhan hak Jubir Internasional KNPB Victor Yeimo

Loading...
;

Aksi damai di kota dekai berlangsung di beberapa titik kumpul. Massa sebagian besar dari titik kumpul dari Pemukiman, Statistik Paradiso dan sekitarnya berkumpul kembali dan menuju ke ruko Blok A, dan Massa dari sekitar Ruko, Perumahan DPRD lama, Pulau, Sosial dan Pasar baru semua berkumpul di ruko blok A serta melakukan orasi politik di sana.

Aparat Kepolisian dan Brimob BKO Polda Papua masih bertahan di pertigaan jalan Papua sekiranya jarak 5 sekiranya jarak 500 Meter dari titik kumpul ruko blok A hongga terjadi penembakan dan penangkapan massa aksi.

Atas tindakan aparat itu, Ruben Wakla Koordinator lapangan Demo Damai Bebaskan Victor Yeimo mengutuk keras tindakan aparat kepolisian yang melakukan penangkapan dan penembakan sewenang-wenang kepada masyarakat sipil dengan senjata.

“Demo hari ini merupakan demo bermartabat dan berwibawa serta demo damai tanpa anarkis yaitu kami sudah melayangkan surat izin sejak hari jumat 3 hari sebelum demo tetapi masih saja ada penangkapan dan penembakan terjadi berarti negara melalui TNI Polri masih menjaga tindakan rasisme subur di tanah Papua,” katanya.

“Kami mendesak dunia internasional melihat hal ini jeli dan mendukung kami bersolidaritas untuk pembebasan Victor Yeimo dan Kebebasan Bangsa Papua yaitu penentuan nasib sendiri,” tegas Ruben Wakla Korlap.

Berikut data korban Penembakan dan penagkapan oleh kepolisian polres Yahukimo dan BKO Brimob Polda Papua. ferianus asso Luka tembak di Perut (29 Tahun). Dan yang ditangkap 48 orang yakni Anton Hubusa, Lasarus Heluka, Afen Sambon, Fredy Heluka empat orang masih ditahan di Polres Yahukimo sementara itu sudah dibebaskan 44 orang yakni Rayono Kobak, Arius Sobolim, Kenis Balingga, Lipet Sobolim, Dani Urban, Eniel Sengket, Teppi Urban, Jekson Mirin, Kenias Suhun, Jen Massi, Sakori Massi, Werban, Her Odban, Demianus, Elkius, Tapilis, Welianus Heluka, Tius Wetapo, Sepius Keroman, Akius Kobak, Nila Busup, Ampinus Kobak, Meki Kandeng, Jefri Keroman, Derti Keroman, Maikel Siep, Er Heluka, Mius Sama, Kalvin  Sama, Assa Giban, Amanus Suhun, Hariel Keroman, Demison Keroman, Salos Balingga, Obet Magayang, Dey Kobak, Mario Ropmak, Matim Keroman, Rido Balingga, Lius Esema, Miel Esangoet, Yorina Bahapol, Elis Silak, Siba Yahuli.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh pernyataan resmi dari Kepolisian setempat. (*)

Editor: Angela Flassy

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top