HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Sayang Mandabayan didakwa JPU Manokwari lakukan makar, PH akan eksepsi

Terdakwa Sayang Mandabayan saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Manokwari dengan agenda pembacaan dakwaan JPU. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).
Sayang Mandabayan didakwa JPU Manokwari lakukan makar, PH akan eksepsi 1 i Papua
Terdakwa Sayang Mandabayan saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Manokwari dengan agenda pembacaan dakwaan JPU. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi –  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Manokwari, mendakwa Sayang Mandabayan melakukan tindakan Makar sebagaimana tercantum dalam pasal 106 KUHP jo pasal 53, dalam sidang  pembacaan dakwaan  di Pengadilan Negeri Manokwari, Kamis (13/2/2020).

Dalam surat dakwaan JPU Kejaksaan Negeri Manokwari, Benoni A.Kombado, disebutkan bahwa terdakwa Sayang Mandabayan terlibat sebagai orator dalam aksi unjuk rasa tolak rasisme di Kota Sorong pada tanggal 19 Agustus 2019 yang berakhir rusuh.

Sayang Mandabayan didakwa JPU Manokwari lakukan makar, PH akan eksepsi 2 i Papua

Selanjutnya, dengan niat yang sama terdakwa berangkat menuju Manokwari pada tanggal 3 September 2019 setelah mengetahui adanya aksi pada tanggal 3 September di Manokwari. Namun terdakwa tertangkap oleh pihak kepolisian dan keamanan sektor bandara Rendani Manokwari bersama barang bukti bawaanya.

Terdakwa disebutkan, dengan inisiatif sendiri membuat 1.496 buah bendera bintang kejora yang terbuat dari kertas bertangkai lidi, 4 lembar kaos oblong putih bergambar monyet dan 3 rim kertas bertulisan nyanyian Dari Ombak Besar dan Hai Tanahku Papua.

Metuzalak Awom, Penasihat Hukum (PH) terdakwa akan mengajukan keberatan atas dakwaan JPU Kejaksaan Negeri Manokwari terhadap kliennya. Mengingat, locus (lokasi) perkara dan penangkapan kliennya berada di wilayah hukum Manokwari.

“Kita akan ajukan keberatan (eksepsi), karena dalam materi dakwaan ada hal-hal yang tidak sesuai dengan lokus (tempat) kejadian,” katanya kepada Jubi, Kamis (13/2/2020) di Manokwari.

Loading...
;

Dia menilai, ada upaya kriminalisasi terhadap kliennya dengan menyertakan peristiwa di Sorong dengan tertangkapnya SM di bandara Rendani Manokwari.

“Entah nanti diterima atau tidak, yang jelas eksepsi kami akan menjadi peringatan awal kepada JPU dalam materi dakwaan, sebelum masuk ke pokok perkara,” ujarnya.

Ketua Majelis Hakim, Faisal Kossah, menyetujui permohonan Kuasa Hukum Sayang Mandabayan, untuk melakukan eksepsi.

“Sidang kami tunda hingga pekan depan tanggal 20 Februari 2020 dengan agenda mendengarkan eksepsi Kuasa Hukum atas Dakwaan JPU,” tutup Faisal. (*)

Editor: Edho Sinaga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa